By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Melalui Rahim Bangsa, Tunjukkan Toleransi Beragama
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Melalui Rahim Bangsa, Tunjukkan Toleransi Beragama

Last updated: 18 Juli 2018 3:17 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 19 April 2017
Share
SHARE
SUASANA DISKUSI: Rahim Bangsa mengadakan diskusi terkait keberagamaan di Indonesia, Selasa (28/02/2017).

Skmamanat.com – Komunitas Silaturahim Kebangsaan (Rahim Bangsa) berawal dari kegelisahan melihat keadaan Indonesia. kacaunya keadaan dan maraknya intoleransi adalah pemicunya.

Hal ini diungkapkan Nur Hasyim,  salah satu penggagas komunitas tersebut, saat ditemui di kantornya, Senin (17/04).

Ia bersama teman-temannya, mencetuskan Rahim Bangsa supaya dapat melakukan kegiatan yang  bertujuan menjalin toleransi beragama.

“Saat ini semakin banyak hujan kebencian dan tidak adanya toleransi. Akhirnya, muncul kekerasan antara kelompok masyarakat,” paparnya.

Hasyim menjelaskan bahwa Rahim Bangsa menjalin kerjasama dengan guru besar, ulama, dan akademisi se-Jawa Tengah untuk bersuara mengenai kasus-kasus perselisihan agama yang terjadi di Indonesia.

“Kita tidak boleh tinggal diam dengan situasi sekarang ini, kita bertanggungjawab mengawal masyarakat,” ungkapnya.

Komunitas yang beranggotakan 74 dosen dari lintas fakultas di UIN Walisongo tersebut, mendeklarasikan salah satu tujuannya yaitu menjadikan perguruan tinggi sebagai tempat pembelajaran tentang nasionalisme dan kebhinekaan.

“Kami mengusung Rahim Bangsa yang berkomitmen untuk membuka ruang diskusi dan perbincangan terhadap kasus kebangsaan dan keberagamaan,” ungkap dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN Walisongo itu.

Kedepannya, tambah hasyim, setelah menjadi komunitas yang besar Rahim Bangsa mampu menjadi pusat studi yang mengkaji masalah kebangsaan dan keislaman.

“Melalui acara-acara yang telah diadakan Rahim Bangsa, dikompilasi sehingga dapat menjadi catatan dan kajian yang dapat dipublikasikan secara ilmiah,” pungkasnya.

Reporter: Atika Ishmatul Ummah

Editor    : Sigit Aulia F.
Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia
UIN Walisongo Resmi Lepas 762 Wisudawan Periode Mei 2023
Puluhan Aktivis UKM Tuntut Transparansi Anggaran Orsenik 2018
Menuju UIN Walisongo Unggul, Rektor Lantik 104 Pejabat Struktural
Mahendra; GERKATIN sebagai Pejuang Kesejahteraan bagi Sahabat Tuli dan Tunarungu
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
FPK UIN Walisongo, Pendidikan Profesi Psikolog, Prodi Baru UIN Walisongo, Psikologi UIN Walisongo, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

FPK UIN Walisongo Rencanakan Pembentukan Prodi Pendidikan Profesi Psikolog Berbasis Unity Of Sciences

Redaksi SKM Amanat
10 Oktober 2025
Pengalaman Kuliah di Luar Negeri, Salsabiela Teliti Isu Boikot dan Jadi Skripsi Terbaik UIN Walisongo
Hari Ini Palang Pintu Otomatis Mulai Diuji Coba
Kerusakan Ma’had UIN Walisongo Tak Kunjung Ada Perbaikan, Kabag RT: Penanganan Butuh waktu
Duck Syndrome: Tampak Tenang Meski Banyak Tekanan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Melalui Rahim Bangsa, Tunjukkan Toleransi Beragama
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Melalui Rahim Bangsa, Tunjukkan Toleransi Beragama
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?