
Amanat.id- Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengubah waktu pelaksanaan paper mob dari pagi menjadi sore karena mempertimbangkan kondisi mahasiswa baru, Selasa (18/8/2026).
Semula paper mob dijadwalkan pukul 10.30-12.00 WIB. Namun, waktu pelaksanaannya diubah menjadi pukul 16.00 WIB dengan mempertimbangkan kondisi mahasiswa baru dan situasi lapangan.
Ketua Pelaksana PBAK 2026, Dzikri Hanif Salim menjelaskan keputusan tersebut diambil karena kondisi mahasiswa baru yang kelelahan dan lapangan yang mulai panas.
“Alasan mendasar terkait perubahan rundown adalah dengan mempertimbangkan kondisi mahasiswa baru yang sudah terlalu lelah dan kondisi lapangan yang mulai panas. Jika dilanjutkan, dikhawatirkan dapat berakibat fatal,” ujarnya.
Ia menambahkan keputusan perubahan jadwal paper mob diambil melalui rapat panitia berdasarkan sejumlah usulan.
“Ketika mahasiswa baru menerima materi, kami melakukan rapat dan memutuskan mengubah jadwal paper mob serta mengarahkan mereka ke Auditorium II dan Gedung Serbaguna (GSG). Keputusan tersebut diambil berdasarkan usulan panitia,” imbuhnya.
Dzikri menerangkan perubahan rundown PBAK 2026 tersebut membuat tim media dan kreatif melakukan persiapan ulang, terutama coding yang sempat mengalami kendala teknis.
“Adanya perubahan rundown tentunya kita melakukan persiapan ulang, khususnya tim media dan kreatif menyiapkan coding yang tadinya sempat mengalami kendala teknis. Namun, kami pastikan saat paper mob berlangsung coding sudah siap,” terangnya.
Selama perubahan rundown, evaluasi difokuskan pada pemasangan ulang coding yang berserakan.
“Evaluasi kami mengarah pada pemasangan ulang coding, karena beberapa kertas coding yang sudah ditempelkan di lapangan itu berserakan dan lepas dari tempatnya,” ucapnya.
Ia menuturkan coding telah disiapkan sejak tadi malam, tetapi kondisi lapangan yang tidak kondusif membuat tim media dan kreatif harus menatanya kembali.
“Coding di lapangan sudah disiapkan sejak tadi malam. Namun, karena kondisi lapangan yang tidak kondusif ketika pembubaran dan pengarahan mahasiswa baru untuk kembali ke Auditorium dan GSG membuat tim media dan kreatif harus menata ulang,” tuturnya.
Dzikri turut menyampaikan pesan untuk mahasiswa baru yang menantikan paper mob agar lebih kompak dan dapat menikmati hasil yang baik.
“Pesan saya untuk teman-teman PBAK yang menantikan paper mob, harapannya semuanya bisa kompak dan menikmati hasil formasi paper mob yang sudah dibuat,” tutupnya.
Reporter : Noor Saidah
Editor: Romaito


