By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Demonstrasi Tidak Sesuai Keinginan, Aparat Kepolisian: Tugas Kami Hanya Menertibkan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Demonstrasi Tidak Sesuai Keinginan, Aparat Kepolisian: Tugas Kami Hanya Menertibkan

Last updated: 15 Maret 2023 12:49 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 15 Maret 2023
Share
SHARE
Aksi Tolak Perppu Ciptaker, Aparat Kepolisian
Saling dorong antara aparat keamanan dan demonstran yang hendak masuk ke dalam gedung DPRD Jawa Tengah, Selasa (14/03/2023). (Dok. Amanat).

Amanat.id- Para demonstran berbondong-bondong datang untuk memenuhi depan gerbang Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Jawa Tengah. Suara aspirasi saling digaungkan satu sama lain dalam aksi penolakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker), Selasa (14/03/2023).

Salah satu aktivis Universitas Diponegoro (Undip), Andi merasa bahwa Perppu Ciptaker melanggar konstitusi.

“Jelas dari Perppu Cipta Kerjanya itu sendiri sudah rusak. Awal proses pembuatan produknya pun masih melanggar konstitusi dan sedari awal sudah cacat secara formil dan tidak sah secara materil,” ucapnya saat diwawancarai tim Amanat.id.

Namun, di sisi lain pihak aparat yang tidak ingin disebutkan namanya turut berbicara menggantikan rekannya terkait aksi demonstrasi tersebut.

Ia menegaskan bahwa tugas aparat kepolisian hanya menertibkan para demonstran.

“Pihak kepolisian itu hanya bertugas menertibkan demonstran saja sampai selesai,” ujarnya.

Aktivis dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Takziah menyayangkan terkait pernyataan dari pihak keamanan tersebut.

“Mau gimana lagi, itu sudah menjadi perintah dari atasan mereka, yang saya harapkan sebagai mahasiswa untuk aparat jangan sampai represif memukuli para mahasiswa,” ucapnya.

Peserta aksi dari Undip, Mubin turut menyampaikan harapannya setelah demo berlangsung.

“Harapan saya, DPRD yang ada di sana dapat memfasilitasi kita untuk aspirasi dengan menerima masuk ke dalam dan membentuk sidang rakyat terbuka serta membatalkan pengesahan Perppu Cipta Kerja,” pungkasnya.

Anggota DPRD Jawa Tengah pun memberikan kesempatan bagi lima orang demonstran untuk masuk dan mendiskusikan aspirasi mereka. Lantaran pihak demonstran ingin semuanya masuk, timbul lah chaos dan saling dorong antara demonstran dengan aparat keamanan.

Reporter: Rio R.
Editor: Nur Rzkn

Aksi Kamisan Semarang Tolak KUHAP Baru, Kritik Melonjaknya Kewenangan Aparat
Jurnalisme Data dalam Bercerita
Hardiknas dan May Day, Buruh Jateng Serukan Kesetaraan dan Keadilan di Tempat Kerja
Tausiyah Dekan Baru FSH Ini Tak Kalah Seru dari Selawatan Gus Azmi
Bersama Gus Azmi dan Veve Zulfikar, UIN Walisongo Sukses Gelar Pemuda Sholawatan
TAGGED:aksi tolak perppu ciptakeraliansi mahasiswa semarangaparat kepolisiandemo tolak perppu ciptakerperppu ciptaker
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Hari Kartini, WPRC UIN Walisongo, Seminar Kartini, KPI UIN Walisongo, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Peringati Hari Kartini, WPRC Ajak Perempuan Bersuara

Riska Ayu Maharani
26 April 2025
Lebih Dekat dengan 4 UKM FITK UIN Walisongo
Masih Ada Kesempatan, Pendaftaran Wisuda ke-88 UIN Walisongo Diperpanjang!
Agen Koran Adaptasi Zaman
Ganggu Proses Perkuliahan, Pembangunan Landmark UIN Walisongo Tuai Kritikan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Demonstrasi Tidak Sesuai Keinginan, Aparat Kepolisian: Tugas Kami Hanya Menertibkan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Demonstrasi Tidak Sesuai Keinginan, Aparat Kepolisian: Tugas Kami Hanya Menertibkan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?