By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Webinar Moderasi Beragama, Aktivis Pelita Semarang Ajak Setiap Orang Terima Perbedaan Keyakinan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Webinar Moderasi Beragama, Aktivis Pelita Semarang Ajak Setiap Orang Terima Perbedaan Keyakinan

Last updated: 3 November 2020 6:05 pm
Rizki Nur Fadilah
Published: 31 Oktober 2020
Share
SHARE
Tangkap layar Dewi Praswida saat menjelaskan pentingnya sikap moderat dalam webinar moderasi beragama, Sabtu (31/10/2020). (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Mengusung tema “Pemuda Indonesia Bicara Moderasi Beragama: Dari Indonesia Untuk Dunia”, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RDR) Angkatan  75 kelompok 30 menggelar talkshow online moderasi beragama. Sabtu, (31/10/2020).

Acara yang berlangsung melalui zoom meeting tersebut dihadiri oleh berbagai instansi. Mulai dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Islamic Centre, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kebumen hingga Universitas Muhammadiyah Semarang (UMS)

Aktivis Persaudaran Lintas Agama (PELITA) Semarang, Dewi Praswida mengajak masyarakat luas untuk bersikap moderat dalam menghadapi kasus-kasus intoleransi yang ada di Indonesia maupun dunia.

“Hingga saat ini, kita masih mudah menemukan kasus-kasus intoleransi. Tidak seharusnya mereka bersikap seperti itu”, paparnya.

Dewi menjelaskan, moderasi beragama bisa diambil sebagai jalan tengah dalam mengatasi kasus-kasus intoleransi yang saat ini marak terjadi.

“Moderasi beragama itu proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya”, kata Dewi

Dengan bersikap moderat, lanjut Dewi, akan menjadikan setiap orang menerima perbedaan. Upaya ini penting untuk meminimalisir intoleransi yang masih kerap terjadi di Indonesia.

“Sebagai negara dengan banyak keberagaman mulai dari suku, bahasa, budaya bahkan agama, rakyatnya perlu menerpakan sikap moderat agar persatuan dapat semakin erat”, katanya.

Sementara itu, untuk mengajarkan toleransi harus dimulai dari lingkungan terkecil, dalam hal ini keluarga. Dewi bercerita, jika dirinya lahir dan besar di keluarga dengan kepercayaan yang beragam. Namun, dia dan keluarga tidak pernah menyingung ataupun ikut campur dalam kepercayaan satu sama lain.

Dewi berpesan agar keberagaman yang ada di Indonesia maupun dunia dijadikan perekat persatuan bangsa dan meningkatkan nilai kemanusiaan. Setiap elemen memiliki tanggung jawab bersama untuk mengatasi intoleransi yang terjadi dengan mengimpelemtasikan sikap moderat.

Reporter: Rizki Nur Fadillah

Sugiono: Pemuda Memegang Peran Penting dalam Fase Sejarah
Kepala PPB Bantah ada Penurunan Grade TOEFL-IMKA
Peringati Hari Tari Sedunia, Gandhes Luwes Tampilkan 9 Tarian Tradisional
Pendaftar UJM Meningkat, Jumlah Peserta yang Diterima Belum Bisa Dipastikan
Bangkitkan Semangat Bersastra, SKM Amanat Luncurkan Majalah Sastra Soeket Teki dan Dialog Sastra
TAGGED:kkn rdr uin walisongomoderasi beragamapelita semarangtoleransi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ArtikelOpini

Mengapa Kebohongan-Kebohongan di Media Sosial  Bisa “Diimani”?

Sigit A.F
5 Desember 2018
Bunuh Diri Bukan Hanya Tentang Kesengajaan
Peran Orang Tua dalam Melatih Anak Berpuasa
Penunggang Cita
Sosiawan Leak Jelaskan Masalah Kebudayaan di Indonesia
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Webinar Moderasi Beragama, Aktivis Pelita Semarang Ajak Setiap Orang Terima Perbedaan Keyakinan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Webinar Moderasi Beragama, Aktivis Pelita Semarang Ajak Setiap Orang Terima Perbedaan Keyakinan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?