Rifqil Muslim: Moderasi Beragama Akan Memunculkan Toleransi

2 Min Read
Tangkapan layar Rifqil Muslim saat memberikan materi di acara Webinar Moderasi Beragama, Minggu (14/02/2021)(Doc.Istimewa).
Tangkapan layar Rifqil Muslim saat memberikan materi di acara Webinar Moderasi Beragama, Minggu (14/02/2021)(Doc.Istimewa).

amanat.id – Intelektual Muda Nahdhatul Ulama (NU) Rifqil Muslim menilai pentingnya moderasi beragama terhadap toleransi. Penilaian itu disampaikan Rifkil ketika mengisi Webinar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (KKN MIT DR) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Minggu, (14/02/2021).

Acara yang bertemakan “Kontribusi Pemuda Dalam Memahami Konsep Hubbul Wathan Minal Iman Guna Menangkal Paham Intoleran di Masa Kini” di selenggarakan melalui aplikasi Zoom.

Intelektual Muda NU tersebut menghimbau agar pemuda masa kini untuk mempunyai paham toleransi yang baik.

“Pemuda masa kini adalah pemimpin di masa depan. Perlu disiapkan dengan membekali dirinya dengan moderasi beragama yang baik agar bisa mempunyai paham toleransi yang baik”, ucapnya.

Ia mencontohkan pentingnya peran pemuda dengan quotes dari Bung Karno yaitu beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia.

“Peran pemuda sangat penting, maka perlu disiapkan dengan nasionalisme yang baik korelasinya sama dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman,” tambahnya.

Menurut Rifqil semangat Hubbul Wathan Minal Iman merupakan sebuah keniscayaan, yang nantinya akan membangkitkan rasa toleransi dan terciptanya bhineka tunggal ika.

“Menurutnya, moderasi beragama merupakan suatu cara pandang beragama yang moderat (balance)”, tutupnya.

Reporter: Yuyun Novita 

Editor: Shafril Hidayat

 

 

 

 

 

 

 

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.