
Amanat.id- Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (KALAM FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pertama kalinya membuka program beasiswa dengan pendaftaran yang dimulai pada tanggal 06 hingga 11 Januari, Kamis (8/1/2026).
Setiap pendaftar wajib mengisi formulir yang disediakan pada akun Instagram KALAM FISIP UIN Walisongo dengan persyaratan sebagai berikut:
1. Pendaftar harus memenuhi persyaratan yaitu mahasiswa aktif FISIP UIN Walisongo
2. Tidak sedang menerima beasiswa lain
3. Tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di semester depan
4. Memiliki komitmen tinggi untuk menyelesaikan kuliah.
Berkas yang dibutuhkan:
1. Scan KTP
2. scan KTM
3. Scan KK
4. Slip gaji/surat penghasilan orangtua
5. Pasfoto
6. Transkrip nilai
7. Surat pernyataan dan kesediaan sesuai template.
Benefit yang diberikan:
1. Bantuan UKT
2. Kesempatan mengikuti program pembinaan dan pengabdian
Mukhammad Akhmad Najich Alfayn, Ketua KALAM FISIP menjelaskan timeline program beasiswa tersebut dimulai tanggal 6 Januari dan proses seleksi dilaksanakan pada 15 Januari 2026.
“Pendaftaran dibuka sampai 11 Januari, kemudian dilanjut proses seleksi, dan pada tanggal 15 adalah proses serah terima beasiswanya,” jelasnya saat diwawancarai di ruangannya, Selasa (6/1).
Najich mengatakan bahwa yang mendasari program beasiswa KALAM FISIP atas motivasi dan ide dari Guru Besar Ilmu Politik UIN Walisongo, Misbah Zulfa Elizabeth.
“Prof Elizabeth dulu mempunyai ide membuat program untuk membantu mahasiswa yang kesulitan membayar UKT, namun hal tersebut membuatnya agak kerepotan sehingga meminta KALAM untuk membantu,” ujarnya.
Ia mengatakan dari proses seleksi akan diambil lima orang terbaik untuk diputuskan satu orang sebagai penerima program beasiswa KALAM FISIP.
“Kita akan ambil lima orang terbaik, kemudian didiskusikan terlebih dahulu melalui forum antar pengurus yang nantinya menghasilkan satu orang sebagai penerima program beasiswa KALAM FISIP,” ujarnya.
Najich mengatakan bahwa penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan bantuan UKT dan dapat mengikuti program pembinaan serta pengabdian.
“Bagi penerima program beasiswa nantinya akan mendapat bantuan UKT dan mengikuti program pembinaan serta pengabdian yang disediakan oleh KALAM FISIP,” ucapnya.
Najich melanjutkan, sumber donasi beasiswa KALAM FISIP berasal dari kerja sama lintas alumni, mahasiswa hingga dosen.
“Sumber donasi berasal dari kerja sama antara alumni, dosen, mahasiswa yang akan wisuda, bahkan orang luar,” ucapnya.
Najich mengatakan beasiswa yang diberikan saat ini hanya untuk satu orang terpilih.
“Total dari penggalangan dana untuk sekarang belum memenuhi target yang diinginkan, sehingga saat ini baru bisa membiayai satu orang saja,” ungkapnya.
Ia berharap penerima program beasiswa KALAM FISIP nantinya bisa terus berproses serta bisa lebih mengenal KALAM FISIP.
“Penerima beasiswa nantinya diharapkan bisa terus berproses, serta dapat membantu dan mengikuti setiap event yang diadakan sehingga nanti relasinya lebih dekat dengan organisasi dan bisa lebih mengenal KALAM FISIP,” harapnya.
Menanggapi dibukanya beasiswa KALAM FISIP, Mahasiswa Ilmu Politik (Ilpol), Fanny Rizki Ashari menjelaskan alasannya mendaftar yaitu untuk meringankan biaya kuliah.
“Saya mendaftar beasiswa KALAM FISIP karena ingin mengurangi biaya kuliah selama di sini,” ujarnya, Rabu (7/1).
Fanny mengaku ingin memperluas relasi serta meningkatkan skill melalui benefit yang ditawarkan oleh program beasiswa KALAM FISIP.
“Melalui beasiswa ini say berharap bisa menambah relasi dan meningkatkan skill melalui kegiatan yang diadakan oleh KALAM FISIP,” katanya.
Senada dengan Fanny, Miftahul Fitria Rohmah, Mahasiswa Ilpol juga mengatakan program beasiswa KALAM FISIP membantu mahasiswa yang terkendala ekonomi.
“Program beasiswa ini sangat bagus karena itu berarti dari alumni juga memerhatikan angkatan setelahnya dan membantu mahasiswa yang terkendala ekonomi,” ujarnya, Kamis (8/1).
Ia berharap dapat menjadi penerima beasiswa tersebut dan mendapat pengalaman yang dapat dijadikan pembelajaran.
“Saya harap bisa menjadi bagian dari penerima program beasiswa dan mendapatkan pembelajaran yang bisa bermanfaat untuk orang sekitar,” harapnya.
Reporter: Fatih Rizqan
Editor: Dinda Alfiani


