By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gelar Konsolidasi Akbar, Aliansi Mahasiswa Walisongo Bawakan 10 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Gelar Konsolidasi Akbar, Aliansi Mahasiswa Walisongo Bawakan 10 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

AMW menggelar konsolidasi akbar dengan membacakan 10 tuntutan untuk pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai bentuk pengawalan kondisi negara saat ini

Last updated: 13 Juni 2026 9:26 am
Lutfi Ardiansyah
Published: 13 Juni 2026
Share
SHARE
headline, aliansi mahasiswa walisongo, aksi tuntut prabowo-gibran, pemerintahan prabowo-gibran, konsolidasi akbar, aksi mahasiswa
Perwakilan AMW, Ahmad Alfani Hasan sedang membacakan tuntutan di Landmark Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Jum’at (12/06/2026). (Amanat/Lutfi)

Amanat.id- Aliansi Mahasiswa Walisongo (AMW) menggelar konsolidasi akbar dengan tajuk “Reformati: Ikan Busuk Mulai dari Kepala, Wayahe Penggal Ndase Prabowo” di depan Landmark kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jum’at (12/06/2026).

Dalam konsolidasi akbar tersebut, Aliansi Mahasiswa Walisongo menyampaikan 10 tuntutan utama sebagai berikut:

1. Mengembalikan supremasi sipil sebagai prinsip utama demokrasi Indonesia melalui evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang berpotensi memperluas peran aparatus keamanan dalam ruang sipil.

2. Meninjau ulang regulasi yang dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap prinsip profesionalisme TNI dan Polri serta memastikan setiap institusi negara bekerja sesuai mandat konstitusionalnya.

3. Menjamin kebebasan berpendapat, kebebasan akademik, kebebasan pers, dan hak masyarakat untuk menyampaikan kritik tanpa intimidasi maupun pembatasan yang bertentangan dengan prinsip demokrasi.

4. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program pemerintah yang menggunakan anggaran besar agar setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

5. Melakukan efisiensi total terhadap fasilitas dan belanja pejabat negara yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

6. Mengutamakan penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

7. Menyelesaikan berbagai konflik agraria secara adil dengan mengutamakan kepentingan masyarakat yang terdampak pembangunan.

8. Memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses pengambilan kebijakan publik.

9. Mencegah praktik konflik kepentingan serta memperkuat pengawasan terhadap hubungan antara kekuasaan politik dan kepentingan ekonomi.

10. Menjaga independensi lembaga negara dan memastikan seluruh proses politik berjalan sesuai prinsip konstitusi dan demokrasi.

Perwakilan Aliansi Mahasiswa Walisongo, Ahmad Alfani Hasan menuturkan konsolidasi akbar dilakukan sebagai bukti ekspresi dan pengawalan kondisi negara saat ini.

“Konsolidasi akbar ini sebenarnya jadi bukti ekspresi bahwa kami Aliansi Mahasiswa Walisongo senantiasa mengawal kondisi yang ada di Indonesia saat ini. Ini juga komitmen yang memang direncanakan,” tuturnya.

Sebelum melakukan konsolidasi, Ia menjelaskan Aliansi Mahasiswa Walisongo sempat melakukan propaganda di media.

“Kami juga melakukan propaganda media. Akhirnya, hasil kesepakatan melibatkan seluruh fakultas adalah untuk melakukan aksi ini,” tuturnya.

Penggunaan istilah “reformati” dalam tagline konsolidasi akbar, Alfani menjelaskan hal tersebut sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kepemimpinan pemerintah saat ini.

“Sebagai bentuk ekspresi dan sebagai pembeda, narasi yang disatukan oleh rakyat hari ini adalah reformasi jilid dua. Kami tidak langsung memakai istilah reformasi jilid dua, tapi reformati. Maksudnya adalah merujuk kepada janji-janji dalam reformasi yang sudah dilanggar oleh rezim hari ini,” tegasnya.

Ia juga menambahkan contoh pelanggaran yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat yaitu dwi fungsi ABRI.

“Contohnya soal dwi fungsi ABRI, kita melihat RUU TNI disahkan tanpa adanya partisipasi rakyat secara menyeluruh, bagaimana tentara melakukan kejahatan kepada masyarakat sipil seperti yang terjadi oleh Andrie Yunus. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk bisa menjamin dari pihak pemerintah bahwa dwi fungsi itu tidak akan diberlakukan kembali,” jelasnya.

Alfani menerangkan reformasi yang digaungkan masyarakat merupakan akumulasi berbagai hal yang telah dilakukan rezim sejak awal sehingga menimbulkan kondisi seperti sekarang.

“Ini semua bukan hanya rupiah yang melemah, bukan hanya mengenai harga pertamax yang sudah naik. Tapi, ini adalah akumulasi yang memang sedari awal rezim lakukan,” titahnya.

Reporter: Lutfi Ardiansyah

Rekrutmen Bantuan UKT UPZ UIN Walisongo Resmi Dibuka, Apa Saja Syaratnya?
Ketua Umum Netfid Jelaskan Peran dan Pengaruh Kebijakan Politik bagi Masyarakat
Konser Sinfonia Xlll Angkatan Nebula UKM Musik Dipadati Penonton
4 Hak yang Harus Dipenuhi di Bulan Ramadan
Minim Persiapan, Tim Futsal Putra IMPARA Juara I Piala Orda Walisongo (POW) 2018
TAGGED:aksi mahasiswaaksi tuntut prabowo gibranaliansi Mahasiswa walisongoheadlinekonsolidasi akbarpemerintahan prabowo-gibran
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Pedagang Nusantara Culture Festival, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Pedagang Raup Keuntungan saat Manfaatkan Stan Kosong dalam NCF UIN Walisongo

Redaksi SKM Amanat
25 Mei 2023
SEMA UIN Walisongo Adakan Audiensi ke DPRD Kota Semarang, Bahas Kemiskinan hingga Hukum
Mencari Cuan di Tengah PBAK Berujung Ricuh
Self Harm dan Bahaya Laten Psikologi
Genbi Kenalkan Beasiswa Bank Indonesia Lewat Scholarship Sharing Session
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gelar Konsolidasi Akbar, Aliansi Mahasiswa Walisongo Bawakan 10 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Gelar Konsolidasi Akbar, Aliansi Mahasiswa Walisongo Bawakan 10 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?