By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 11 Hari Kerja, TPF Partai Komunis Mahasiswa Belum Temukan Pelaku
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

11 Hari Kerja, TPF Partai Komunis Mahasiswa Belum Temukan Pelaku

Last updated: 11 Juli 2018 10:34 pm
Mukhayatul Khoiroh
Published: 15 Desember 2017
Share
SHARE

 

Ketua Tim Pencari Fakta Partai Komunis Mahasiswa Khoirul Anwar. (Dokumen Pribadi)


Skmamanat.com – Tim Pencari Fakta (TPF) kasus beredarnya pamflet Partai Komunis Mahasiswa hingga kini, Jumat (15/12/2017) belum mampu menemukan pembuat pamflet. Tim yang dibentuk atas dasar intruksi Rektor UIN Walisongo ini mulai bekerja 5 Desember lalu.

“Sampai sekarang dari pihak kami belum bisa menemukan pelakunya,” kata Ketua TPF Khoirul Anwar, saat ditemui skmamanat.com, Rabu (13/12/2017).

Ia beralasan, fokus timnya adalah mengungkapkan kebenaran isi informasi yang tertulis di pamflet tersebut.

Meski saat ini laporan hasil penyelidikan sudah diserahkan kepada pimpinan kampus. Namun, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Walisongo, Suparman Syukur, memerintahkan tim harus tetap bekerja mencari pelaku.

“Hasil investigasi kita laporkan selesai, tapi kata Pak Wakil Rektor, jangan berhenti dulu, cari orangnya dulu,” tutur pria yang juga menjabat Wakil Dekan FEBI itu.

Ia juga menjelaskan, TPF sudah bersungguh-sungguh dalam mengungkap kasus tersebut.

“Saya sudah menerjunkan tujuh orang dalam tim untuk mewawancari Ketua RT Ketua RW, masyarakat, mendatangi alamat rumah (yang tertulis di pamflet-Red), nama-nama yang hampir sama pun sudah kami undang, dan investigasi memfoto TKP,” jelasnya.

Khoirul menduga, pelaku asal menulis nama yang ada di dalam pamflet. Lanjutnya, dari investigas TPF, informasi yang tercantum dalam pamflet adalah palsu. “Hoax itu, semuanya hoax, karena dari penelursan dan investigasi kamipun tidak menemukan apapun,” katanya.

Saat ditanya, sampai kapan TPF bekerja, Khoirul mengaku belum tahu. “Entah, sampai kapan tim ini akan berdiri, kami juga tidak tahu,” pungkasnya.

Baca juga: Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF

Sebelumnya, kampus UIN Walisongo sempat digegerkan dengan ditemukannya pamflet yang berisi ajakan bergabung ke Partai Komunis Mahasiswa pada awal Desember lalu.

Reporter: Liviana
Editor: Iin Endang Wariningsih

Pentingnya Politik dalam Islam Menurut Nizar Ali
Lama Tak Ada Kepastian, Orsenik 2022 Digelar Tanpa Tim Rewo-Rewo
Debat Kandidat DEMA-U, Hanya Diisi Mahasiswa Partai
Angkat Sengketa Waris, Intan Permata Putri Raih Wisudawan Terbaik FSH dengan IPK Tertinggi UIN Walisongo
Sempat Dilarang Masuk Kampus oleh Satpam, DEMA FEBI; Kami hanya Lakukan Pemotretan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Mohamad Arja Imroni sang juara stand up comedy Dies Natalis UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Perdana Ikut Stand up Comedy, Mohamad Arja Imroni Raih Juara 1

Redaksi SKM Amanat
3 Maret 2023
Gunawan: UIN Walisongo Berdzikir Sebagai Bentuk Pendidikan Karakter
Tips Menghindari Kebiasaan Tsundoku Buku
Seni Membentuk Manusia dan Problem Pendidikan Karakter
Penerima Beasiswa BI Menjadi Wisudawan Terbaik FST UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 11 Hari Kerja, TPF Partai Komunis Mahasiswa Belum Temukan Pelaku
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: 11 Hari Kerja, TPF Partai Komunis Mahasiswa Belum Temukan Pelaku
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?