By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: BEM SERA Gelar Aksi ‘Pantura’ di DPRD Jateng, Desak Prabowo-Gibran Turun dari Jabatan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

BEM SERA Gelar Aksi ‘Pantura’ di DPRD Jateng, Desak Prabowo-Gibran Turun dari Jabatan

BEM SERA bersama mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi Pantura di DPRD Jateng untuk menyuarakan kritik kebijakan pemerintah serta menuntut respons atas berbagai persoalan nasional

Last updated: 16 Juni 2026 10:11 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 16 Juni 2026
Share
SHARE
aliansi bem sera, bem sera, prabowo-gibran, aksi mahasiswa semarang, dprd jateng
Beberapa massa aksi sedang menyuarakan aspirasi dan tuntutannya di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin (15/6/2026). (Dok. Amanat).

Amanat.id- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Semarang Raya (BEM SERA) menggelar aksi bertajuk “PANTURA: Panca Tuntutan Rakyat, Jateng Menyambut Reformasi Jilid 2” di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).

Ketua BEM Universitas Katolik Soegijapranata, Ivan Octavian menjelaskan gelombang massa yang hadir pada aksi tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat.

“Untuk yang tergabung dalam gerakan ini cukup melebur, ada mahasiswa dari seluruh Semarang Raya, juga ada masyarakat, ojol, dan sebagainya,” tuturnya.

Bagi Ivan, tujuan aksi tersebut dilaksanakan untuk menuntut pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari jabatannya.

“Di antara tuntutan utama, yang digaungkan adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk turun dari jabatannya,” paparnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) UIN Walisongo, Ahmad Alfani Hasan menjelaskan massa aksi bergerak dimulai dari Kantor Pos Titik Nol Semarang dan berpusat di depan Gedung DPRD Jateng.

“Massa memulai pergerakan dengan melakukan long march dari titik kumpul di Kantor Pos Titik Nol dan dilanjutkan memblokade kawasan Tugu Muda untuk menarik perhatian publik, sebelum akhirnya memusatkan titik aksi di depan Gedung Gubernuran,” ujarnya.

Alfani memastikan massa keseluruhan yang hadir pada aksi mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Estimasi massa yang terdata itu sekitar lebih dari seribu orang dari berbagai universitas yang ada di Jawa Tengah,” terang Alfani.

Massa aksi tersebut tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa, lanjutnya, tetapi juga masyarakat umum.

“Gerakan hari ini adalah emansipasi dari mahasiswa. Tentu kami juga mengajak masyarakat secara umum akan tetapi memang tidak dikoordinir secara penuh,” katanya.

Alfani menjelaskan dalam aksi tersebut juga terdapat teatrikal simbolik berupa seseorang mengenakan seragam sekolah sebagai kritik terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Ada dari teman-teman membuat teatrikal dengan menggunakan baju SMP, hal itu sebagai simbol dari kritik anak-anak yang keracunan oleh MBG,” ujarnya.

Ia menekankan keluhan masyarakat terkait kritik program MBG yang hanya dianggap data statistik semata bagi pemerintah.

“Angka masyarakat yang sakit bahkan meninggal karena MBG hanya dianggap sebagai angka statistik saja dimata pemerintah. Sehingga teatrikal ini adalah bentuk simbolik perlawanan bahwa MBG bukan program yang baik,” ucapnya.

Alfani memaparkan rencana kegiatan aksi disepakati hingga petang dan berakhir secara kondusif.

“Kami bersepakat aksi sampai jam 17.30, setelah itu akan ditarik mundur. Akan tetapi melihat kondisi saat ini yang belum selesai, tentu Korlap akan berkoordinasi lagi,” ujar Alfani.

Alfani juga menegaskan bahwa massa aksi akan terus bergerak hingga mendapat respon yang konkret.

“Tentu kalau seandainya tidak direspons, pasti kami akan agendakan turun ke jalan lagi. Akan ada follow up dan tidak akan berhenti di sini,” titahnya.

Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Rizaldi Rauf mengeluhkan situasi nasional yang sedang terjadi saat ini.

“Situasi nasional saat ini sudah sangat mencekik masyarakat kecil,” keluhnya.

Rizaldi menilai banyak kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakatnya.

“Melambungnya nilai dollar, kenaikan harga BBM, serta disahkannya UU Polri secara diam-diam. Tak hanya itu, Program MBG milik pemerintah merugikan kita,” tuturnya.

Reporter: Adhilni Mizaniyatul Ilmi
Editor: Azkiya Salsa Afiana

Syariah, Kepingan Puzzle Solusi Ekonomi Hijau
Tifosi TI Famiglia UIN Walisongo Meriahkan Wisuda dengan Arak-Arakan sebagai Wujud Solidaritas
Peringati May Day, Buruh Berharap Aspirasinya Didengar dan Diselesaikan
Rindu di Penghujung Raya
Musahadi Sebut Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Tengah Tantangan Global
TAGGED:aksi mahasiswa semarangaliansi bem serabem seradprd jatengheadlineprabowo-gibran
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Keadilan lingkungan, Penyebab keadilan lingkungan, Manfaat Lingkungan, Lingkungan bagi pembangunan, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Hotmauli Ingatkan Pentingnya Keadilan Lingkungan dalam Pembangunan

Redaksi SKM Amanat
25 Juli 2024
Polisi Semprotkan Water Canon, Mahasiswa Alami Luka hingga Dilarikan ke RS
Ini 16 UKM Tingkat Universitas di UIN Walisongo
LP2M Tetapkan Dua Kabupaten untuk Lokasi KKN Reguler ke-73 UIN Walisongo
3 Cara Hindari Dengki di Bulan Ramadan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: BEM SERA Gelar Aksi ‘Pantura’ di DPRD Jateng, Desak Prabowo-Gibran Turun dari Jabatan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: BEM SERA Gelar Aksi ‘Pantura’ di DPRD Jateng, Desak Prabowo-Gibran Turun dari Jabatan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?