By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gunawan: Mereka Para Akademisi Sastra, Omong Kosong Saja
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Gunawan: Mereka Para Akademisi Sastra, Omong Kosong Saja

Last updated: 22 Desember 2019 7:58 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 Desember 2019
Share
SHARE
Pemateri Bincang Sastra dan beberapa alumni SKM Amanat saat perayaan harlah di Auditorium II UIN Walisongo, Selasa (17/12/2019)(Amanat/Fitriya).

Amanat.id – Saat ini fungsi akademisi sastra lebih banyak mencetak analis dan kritikus, Mereka menciptakan berbagai teori sastra yang digunakan sebagai kritik terhadap karya sastra. Namun banyak dari mereka yang justru tidak menciptakan karya apapun.

Hal itu dikatakan oleh sastrawan asal kota semarang, Gunawan Budi Susanto yang akrab disapa kang putu dalam bincang sastra dan launching antologi puisi bertajuk “Membaca Wajah Puisi Hari Ini” di Auditorium II kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (17/12/19).

“Saya pribadi sudah kehilangan kepercayaan pada akademisi sastra, omong kosong aja mereka. Baca sastra aja gak pernah kok ngaku akademisi,” jelas gunawan.

Bincang sastra dan lauching Antologi puisi Soeket Teki tersebut digelar dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) ke-35  surat kabar mahasiswa (SKM) Amanat.

Turut hadir  penulis buku Dian Nafi, Wakil Rektor I Muhsin Jamil dan beberapa alumni SKM Amanat seperti Hasan Aoni, Joko Tri Harianto, Zaenal Arif, Siti Alfijah dan sebagai moderator Nur Zaidi.

Mengenai tema yang diusung “Membaca Wajah Puisi Hari Ini”, Gunawan mengatakan ia tidak dapat menjelaskan bagaimana bentuk wajah puisi pada hari ini.

“Saya tidak dapat berkata macam apa dan bagaimana wajah puisi hari ini, karena bagaimana mungkin anda semua bikin sajak yang begitu indah namun sampai hari ini ada kawan penyair yang kita tidak tahu dimana beliau dikuburkan, Wiji Tukhul,” tutur Gunawan.

Kang putu juga mengatakan, dalam hal membuat puisi ada hal-hal yang perlu diperhatikan bukan hanya soal kata-kata yang indah yang bisa dibaca oleh semua orang, tetapi tentang nilai apa yang terkandung di dalamnya.

“Kalo buat puisi cobalah perhatikan kata-katanya. Pakai kata-kata yang anda kenal, pakai susunan kata yang sederhana, kalimat yang sederhana tapi kemudian jika anda pikirkan lagi kata-kata tersebut susah untuk diartikan,” kata Gunawan.

Dian Nafi yang membahkan, ilmu tentang cara menulis puisi, cara bagaimana seorang sastra mengajak kita merespon puisi, dan mampu menjadikan puisi bukan hanya sebagai ajang eksistensi.

“Untuk menulis puisi, kita harus peka menangkap sesuatu yang langsung buat kita punya ide, memang harusnya puisi kita itu diarahkan untuk membaca apa yang terjadi disekitar kita sehingga kita itu dapat menyuarakan sesuatu dan kita mampu menjadikan sebuah puisi bukan hanya sebagai eksistensi tetapi juga sebagai sebuah solusi,” ujar Dian.

Acara tersebut dimeriahkan dengan musikalisasi puisi kolaborasi Teater Mimbar, Band Baraloka dan SKM Amanat, dan di akhir  acara  Muhsin Jamil dan beberapa alumni diberi kesempat membacakan puisi.

Reporter: Yuli Melinia
Editor: Syamsul

Pendaftar UJM Meningkat, Jumlah Peserta yang Diterima Belum Bisa Dipastikan
Usman Hamid: Indonesia Tengah Mengalami Kemunduran HAM
Nur Rohman; Pentingnya Solidaritas guna Meraih Tujuan yang Sama
Berskala Besar, Comfest Night HMJ KPI Hadirkan Last Child dan NDX AKA
Gandeng Mountrash, UIN Walisongo Adakan Workshop Aplikasi Pengelolaan Sampah
TAGGED:antologi puisibincang sastraharlah skm amanatkang putupuisi soeket teki
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
UKT, Kenaikan UKT, Kenaikan UKT 2024, Biaya kuliah, Penetapan besaran UKT, UKT Perguruan Tinggi
Opini

UKT, Momok dalam Dunia Pendidikan

Redaksi SKM Amanat
12 Juli 2024
Wacana Living Books di Tengah Nomophobia
Blunder Tirto dan Kedewasaan Kita dalam Bermedia
Rocky Gerung: Dakwah sebagai Fasilitas untuk Mengkritisi Pemerintah
Buntut Masalah Visit UKM PBAK UIN Walisongo; Pengrusakan hingga Bantahan Mobilisasi Massa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gunawan: Mereka Para Akademisi Sastra, Omong Kosong Saja
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Gunawan: Mereka Para Akademisi Sastra, Omong Kosong Saja
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?