By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
PBAK UIN Walisongo, PBAK 2025, FITK UIN Walisongo, UIN Walisongo, Aksi Maba
Mahasiswa baru FITK tengah menyuarakan tuntutanya di depan landmark UIN Walisongo Semarang, Rabu (13/8/2025). (Amanat/Endang).
UIN WalisongoVaria Kampus

Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025

Last updated: 18 Agustus 2025 4:33 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 18 Agustus 2025
Share
SHARE
PBAK UIN Walisongo, PBAK 2025, FITK UIN Walisongo, UIN Walisongo, Aksi Maba
Mahasiswa baru FITK tengah menyuarakan tuntutanya di depan Landmark UIN Walisongo Semarang, Rabu (13/8/2025). (Amanat/Endang).

Amanat.id– Di hari kedua Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) terdengar riuh mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang tengah berbaris penuh semangat menyuarakan orasi dan aksi yang bertajuk “Komersialisasi Pendidikan” di depan Landmark Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (13/8/2025).

Ketua DEMA FITK, Muhammad Novan Heromando menjelaskan bahwa aksi ini tumbuh organik sebagai bentuk luapan ekspresi dari mahasiswa baru FITK dalam memandang dunia pendidikan saat ini.

“Ini merupakan bentuk ekspresi organik dari mahasiswa baru dalam memandang dunia pendidikan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan sampai hari ini negara masih berkutat dalam kepentingan yang mengutamakan isi perut daripada isi kepala.

“Perhari ini negara masih mementingkan isi perut dari pada isi kepala,” ucapnya.

Novan menambahkan, seharusnya negara mampu mementingkan keduanya sekaligus baik perihal pendidikan maupun isi perut rakyat agar berjalan selaras.

“Seharusnya dua hal ini bisa berjalan beriringan,” tuturnya.

Ia juga menolak pendidikan mahal di indonesia yang cenderung tidak berpihak pada rakyat.

“Pendidikan untuk siapa? Negara atau rakyat, kenapa bisa mahal sekali?,” katanya.

Ketua DEMA UIN Walisongo, Muhammad Mu’tasim Billah mengatakan UIN Walisongo merupakan kampus merdeka yang independen dan menjaga kebebasan berekspresi.

“Ini kan kampus merdeka yang memiliki independensi menjaga kebebasan berekspresi mahasiswanya,”ucapnya.

Ia menambahkan kampus memiliki peran sebagai sarana untuk mahasiswa dapat menuangkan nilai kritis dan aktifnya.

“Kampus juga berperan sebagai ruang mengaktualisasikan nilai kritis dan nilai aktif,”katanya.

Tasim juga mengatakan PBAK bukan hanya sebagai bentuk penyambutan, melainkan momentum pengenalan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial sebagai agent of change.

“Momentum PBAK bukan hanya penyambutan, tapi untuk pengenalan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial dan moral,”tuturnya

Mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Humam Falatihan menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi penolakan terhadap mahalnya biaya pendidikan.

“Aksi ini bentuk ekspresi penolakan dari mahalnya tarif untuk menempuh pendidikan,” tuturnya.

Humam juga menambahkan bahwa fenomena mahalnya biaya pendidikan menimpa dirinya.

“Saya juga merasakan hal tersebut,” ucapnya

Humam memaparkan penolakanya terhadap program tambahan, seperti ma’had yang memiliki dampak menambah beban tarif pendidikan.

“Saya tidak setuju program ma’had dari kampus yang ditambahkan karna berimbas memahalkan tarif pendidikan,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Geizka Arielta
Editor: Melini Rizki

Jelang Penambahan Prodi Baru, KPI Gelar Diskusi Bertajuk “Masa Depan Jurnalis”
UIN Walisongo Resmi Lepas 1.518 Wisudawan Periode Februari 2023
SKM Amanat Adakan Sarasehan Bersama Alumni, Tekankan Pentingnya Berproses
Pemilwa 2024: Tanggapan Ketua dan Wakil Ketua DEMA UIN Walisongo Periode 2025
Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus
TAGGED:aksi mabafitk uin walisongopbak 2025pbak uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Wisudawan Terbaik FST, Arifah Riana, Wisuda UIN Walisongo, Wisuda ke-98, UIN Walisongo
SosokWisuda

Gagal Dapat Beasiswa dan Terkendala UKT Tak Halangi Arifah Jadi Wisudawan Terbaik FST

Redaksi SKM Amanat
2 November 2025
SEMA UIN Walisongo Klarifikasi Soal Penggunaan Foto Amanat Tanpa Izin di Pedoman PBAK 2025
Pertama Kali Goes To Campus, Instagram Ala Santri Akan Mengisi Seminar di UIN Walisongo
Wakili Menwa UIN Walisongo, Ismail Juarai Lomba Lintas Alam Tingkat Nasional
Dua Arti Judul Buku Islam Tuhan Islam Manusia Karya Haidar Bagir
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?