By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025

Last updated: 18 Agustus 2025 4:33 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 18 Agustus 2025
Share
SHARE
PBAK UIN Walisongo, PBAK 2025, FITK UIN Walisongo, UIN Walisongo, Aksi Maba
Mahasiswa baru FITK tengah menyuarakan tuntutanya di depan Landmark UIN Walisongo Semarang, Rabu (13/8/2025). (Amanat/Endang).

Amanat.id– Di hari kedua Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) terdengar riuh mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang tengah berbaris penuh semangat menyuarakan orasi dan aksi yang bertajuk “Komersialisasi Pendidikan” di depan Landmark Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (13/8/2025).

Ketua DEMA FITK, Muhammad Novan Heromando menjelaskan bahwa aksi ini tumbuh organik sebagai bentuk luapan ekspresi dari mahasiswa baru FITK dalam memandang dunia pendidikan saat ini.

“Ini merupakan bentuk ekspresi organik dari mahasiswa baru dalam memandang dunia pendidikan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan sampai hari ini negara masih berkutat dalam kepentingan yang mengutamakan isi perut daripada isi kepala.

“Perhari ini negara masih mementingkan isi perut dari pada isi kepala,” ucapnya.

Novan menambahkan, seharusnya negara mampu mementingkan keduanya sekaligus baik perihal pendidikan maupun isi perut rakyat agar berjalan selaras.

“Seharusnya dua hal ini bisa berjalan beriringan,” tuturnya.

Ia juga menolak pendidikan mahal di indonesia yang cenderung tidak berpihak pada rakyat.

“Pendidikan untuk siapa? Negara atau rakyat, kenapa bisa mahal sekali?,” katanya.

Ketua DEMA UIN Walisongo, Muhammad Mu’tasim Billah mengatakan UIN Walisongo merupakan kampus merdeka yang independen dan menjaga kebebasan berekspresi.

“Ini kan kampus merdeka yang memiliki independensi menjaga kebebasan berekspresi mahasiswanya,”ucapnya.

Ia menambahkan kampus memiliki peran sebagai sarana untuk mahasiswa dapat menuangkan nilai kritis dan aktifnya.

“Kampus juga berperan sebagai ruang mengaktualisasikan nilai kritis dan nilai aktif,”katanya.

Tasim juga mengatakan PBAK bukan hanya sebagai bentuk penyambutan, melainkan momentum pengenalan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial sebagai agent of change.

“Momentum PBAK bukan hanya penyambutan, tapi untuk pengenalan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial dan moral,”tuturnya

Mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Humam Falatihan menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi penolakan terhadap mahalnya biaya pendidikan.

“Aksi ini bentuk ekspresi penolakan dari mahalnya tarif untuk menempuh pendidikan,” tuturnya.

Humam juga menambahkan bahwa fenomena mahalnya biaya pendidikan menimpa dirinya.

“Saya juga merasakan hal tersebut,” ucapnya

Humam memaparkan penolakanya terhadap program tambahan, seperti ma’had yang memiliki dampak menambah beban tarif pendidikan.

“Saya tidak setuju program ma’had dari kampus yang ditambahkan karna berimbas memahalkan tarif pendidikan,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Geizka Arielta
Editor: Melini Rizki

Untuk Pertama Kalinya Colour Fun Meriahkan PBAK
Kronik Viralnya Konflik DEMA-U dan Akun Anonim Seminggu ke Belakang
Inilah 23 Cabang Lomba yang Dipertandingkan di ORSENIK UIN Walisongo 2017
Sulit Dihubungi, DEMA UIN Walisongo 2024 Tunggak Fee Kerja Sama dengan UKM Musik
Imam Nahrowi : Ladang Dakwah dan Perjuangan Itu Luas Bagi Mahasiswa
TAGGED:aksi mabafitk uin walisongopbak 2025pbak uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
PBAK 2024, PBAK UIN Walisongo, Keseruan PBAK UIN Walisongo, Yel-yel Mahasiswa, UIN Walisongo
PBAK 2024UIN WalisongoVaria Kampus

Akhiri PBAK 2024, Mahasiswa Baru UIN Walisongo Penuhi Landmark Sambil Nyanyikan Yel-yel

Redaksi SKM Amanat
12 Agustus 2024
Foto-Foto Kericuhan Aksi Tolak Perppu Ciptaker di Gedung DPRD Jateng
Debat Kandidat Calon Dema Universitas Berakhir Ricuh
Di Sana-sini Kampanye
Antara Kata dan Nyata
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Maba FITK Kembali Adakan Aksi di PBAK UIN Walisongo 2025
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?