Keluarga Mahasiswa Korban Penipuan Berharap Dapat Bantuan Dari Kampus

1 Min Read
Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo, Senin, (11/04/2022). (Amanat/Nur Rozikin)
FISIP UIN Walisongo
Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo, Senin, (11/04/2022). (Amanat/Nur Rozikin)

amanat.id- S.M selaku orang tua dari korban penipuan berharap supaya mendapatkan bantuan dari pihak kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang atas permasalahan yang sedang menimpanya.

Karena dirasa begitu besar nominal yang harus dibayarkan, S.M berharap dari pihak dosen ataupun kampus turut membantunya.

“Pinginnya, cobalah kampus ikut bantu,” tuturnya saat berada di kosan S pada, Rabu (04/01/2023).

Perempuan berusia 48 tahun tersebut mengaku untuk membiayai anaknya kuliah saja hanya bermodalkan nekat.

“Kesehariannya ya hanya cukup untuk listrik, cukup untuk makan,” ungkapnya.

Mahasiswa UIN Walisongo kena tipu online
Surat yang ditunjukkan korban di kos nya, Rabu (04/01/2023). (Amanat/Nur Rozikin)

Sebelumnya, mahasiswa UIN Walisongo Semarang berinisial S sempat terkena penipuan online pada, Jumat (30/12/2022). Tidak tanggug-tanggung, jumlah total kerugian yang dialami mencapai lebih dari delapan juta rupiah.

Atas kejaian tersebut, ia bersama ibunya akan melaporkan penipuan yang dialami S ke Polda Jateng hari ini, Kamis (05/01/2023).

Reporter: Nur Rzkn

Share This Article
Follow:
Nur Rozikin - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang