By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Febryanti: Kuasa Pengetahuan sebagai Problem Utama Gerakan Kesetaraan Gender
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Febryanti: Kuasa Pengetahuan sebagai Problem Utama Gerakan Kesetaraan Gender

Last updated: 21 April 2022 9:06 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 21 April 2022
Share
SHARE
Febryanti Putri Khatulistiwa dalam Webinar Kesetaraan Gender UKM An-Niswa
Tangkapan Layar Febryanti Putri Khatulistiwa dalam Webinar Peringatan Hari Kartini UKM-U An-Niswa, Kamis (21/04/2022). (Amanat/Alma)

Amanat.id- Dalam rangka memperingati hari Kartini, Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas (UKM-U) An-Niswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan webinar dengan mengusung tema “Dengan Semangat Kartini, Kita Bangun Kesetaraan Gender”. Acara tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Kamis, (21/04/2022).

Kepala Lembaga Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo, Titik Rahmawati, menjelaskan bahwa gender bisa dipertukarkan berdasarkan budaya yang terkait dengan kelompok masyarakat. Kesetaraan gender dapat dengan mudah terwujud pada masyarakat yang terbuka.

“Yang menjadi penghambat kesetaraan gender ada lima hal, yaitu subordinatif, marginalisasi, beban ganda, stereotip, dan kekerasan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Febryanti Putri Khatulistiwa selaku narasumber kedua dari Community of Practice Officer Siklus Indonesia, menyampaikan bahwa kuasa pengetahuan merupakan hal penting dalam menyuarakan gender sebagai sebuah gerakan.

“Gender sebagai sebuah gerakan bukan sesuatu yang mudah karena tantangannya tidak hanya laki-laki, tapi juga perempuan. Tidak sedikit perempuan yang tidak setuju gerakan feminisme,”

“Kenapa tidak setuju? Balik lagi ini adalah persoalan kuasa pengetahuan. Entah memiliki jabatan, karirnya bagus, belum tentu memiliki pemahaman kesetaraan gender yang benar. Berarti problem-nya adalah di kuasa pengetahuan, karena kuasa pengetahuan itu akan sangat memengaruhi implementasi kita dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Reporter: Alma Dliya Jauza

Lagi, Prestasi Mahasiswi UIN Walisongo di Kancah Internasional
Belum Ada Kesepakatan, Audiensi Keringanan UKT Ditunda
Gelar Studi Pentas, Teater Koin Kritik Sistem Politik di Indonesia
Penerapan Pertama Wisuda Sistem Kuota, Konsep Akan Dikemas Lebih Khidmat
Dua Prodi Baru UIN Walisongo Resmi Buka Tiga Jalur Pendaftaran 2018
TAGGED:genderkesetaraan genderuin walisongoukm an-niswa
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Berusaha Maksimal, Anggota Menwa UIN Walisongo Berhasil Juarai Lomba Lari Tingkat Nasional

Vina Ulkonita
8 Mei 2018
Nasihat Rektor Imam Taufiq dalam Wisuda ke-83: Berkaca pada Walisongo
H-1 PBAK, Spanduk Kritik UKT & Ma’had Terpampang di Kampus 3
Kuota Belum Terpenuhi, Kabag Akademik Beri Alasan PMB UIN Walisongo Diperpanjang
Peduli Lingkungan, Mahasiswa UIN Walisongo Bersih-bersih Sampah di Pantai Maron
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Febryanti: Kuasa Pengetahuan sebagai Problem Utama Gerakan Kesetaraan Gender
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Febryanti: Kuasa Pengetahuan sebagai Problem Utama Gerakan Kesetaraan Gender
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?