UIN Walisongo Ingatkan Peran Media dalam Kekerasan Seksual

2 Min Read
Diskusi dan Pelatihan Jurnalistik: Monique Rijkers, salah satu anggota #IMBRAVE Indonesia menjelaskan peran media dalam melawan kekerasan seksual di hadapan mahasiswa UIN Walisongo dalam acara Nobar Film “Brave Miss World” dalam rangka memperingati hari perempuan internasional yang berlangsung di Ruang Referensi, Perpustakaan Pusat UIN Walisongo, Selasa (21/3). (Amanat/ Arina)

Skmamanat.com – Cultural Affairs Officer, Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) bekerja sama dengan American Corner UIN Walisongo Semarang menggelar diskusi dan pelatihan jurnalistik. Acara yang bertempat di Ruang Referensi Perpustakaan Pusat UIN Walisongo ini, diadakan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Selasa (21/3).

Kedubes AS, Dalam kesempatan kali ini,  menggandeng dua jurnalis senior yakni, Monique Rijkers dan Fitriah Artakusuma atau yang biasa disapa Riri. Mereka yang tergabung dalam #IMBRAVE Indonesia, mengajak mahasiswa Nonton Bareng (Nobar) film “Brave Miss World” yang merupakan kisah nyata dari Linor Abargil (Miss World tahun 1998) yang menjadi korban kekerasan seksual.

Selain Nobar, Monique dan Riri juga mensosialisasikan mengenai peran media dalam melawan kekerasan terhadap perempuan. Banyaknya pemberitaan di media mengenai kekerasan seksual yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik, menyebabkan para korban menjadi revictim.

“Pemberitaan media yang menyalahi kode etik jusnalistik, sering menjadikan korban kekerasan seksual menjadi korban lagi atas pemberitaan media,” jelas Riri.

Dengan diadakannya pelatihan jurnalistik ini, diharapkan dapat mengembalikan peran media sebagaimana mestinya, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

“Selayaknya media yang baik mampu menjadi agent of change dan mengedukasi para pembaca. Selain itu, media juga berperan dalam menekan angka kasus kekerasan seksual,” ungkap Monique.

Reporter   : Arina Firha H.
Editor       : Sigit Aulia Firdaus

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.