By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kenalkan Permainan Tradisional pada Anak-anak Kota Demi Cegah Kepunahan Budaya Tradisional
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Kenalkan Permainan Tradisional pada Anak-anak Kota Demi Cegah Kepunahan Budaya Tradisional

Last updated: 13 November 2020 8:34 pm
Agung Prastio
Published: 8 November 2020
Share
SHARE
Beberapa anak terlihat antusias dipandu mahasiswa KKN UIN Walisongo bermain permainan tradisional, Minggu (08/11/2020). (Dok. Istimewa)

Amanat.id- Kelompok Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah (KKN RDR) ke-75 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengajak anak-anak kota Semarang mengenalkan permainan tradisional, khususnya di Desa Purwoyoso, Ngaliyan, kota Semarang. Di antara permainan Tradisional yang dikenalkan yakni Cublak-cublak suweng, Setinan atau kelereng, dan Egrang bathok/bakiak, Minggu (08/11/2020).

Kegiatan pengenalan permainan tradisional ini adalah bentuk dari progam kerja individu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang. Mahasiswi KKN RDR ke-75, Nur Hasanah mengaku program ini adalah salah satu inisiatifnya setelah melihat anak-anak kota yang banyak lupa pada budaya lokal.

“Anak-anak di era milenial ini banyak yang tidak tahu ada beragam permainan tradisional yang menyenangkan, maka dari itu saya berinisiatif untuk mengaktifkan anak- anak untuk mengenal permainan traditional,” ungkap Nur Hasanah

Nur Hasanah menambahkan, Ia sebagai mahasiswa yang sedang bertugas KKN berusaha semaksimal mungkin dalam pengabdiannya terutama pada pengawalan potensi dan warisan budaya nenek moyang yang bernilai tinggi.

“Jika bukan kita yang mengajarkan, siapa lagi? Sayang jika beragam permainan itu punah dan diakui bangsa lain,” imbuh Nurul Hasanah.

Warga Desa Purwoyoso, Ngaliyan mengaku antusias dan bahagia dengan program yang telah dibuat oleh tim KKN RDR ke-75 UIN Walisongo Semarang ini, “Untung saja, ada mahasiswa seperti mbak Nurul yang perhatian dengan permainan anak-anak di sini. Mereka jadi aktif bermain langsung, tidak main hape melulu.” Ungkapnya.

 

Reporter: Agung Prasetio

Tenggat Pembayaran UKT Semester Ganjil bagi Mahasiswa UIN Walisongo
Raih Skripsi Terbaik UIN Walisongo, Rieke Aurelia Ciptakan Inovasi Baru Media Pembelajaran Siswa
Kerjakan Skripsi dengan Cepat, Merly Serla Marlena Wisudawan Terbaik FDK yang Bercita-cita Jadi Kepala Desa
Hari Ini Pendaftaran Bidikmisi 2018 Dibuka, Seperti Ini Cara Daftarnya
3 Cara Merawat Alam Menurut Johan Arifin
TAGGED:mahasiswa kkn rdrpermainan tradisionaluin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Pemuda tanpa esok, Puisi pemuda tanpa esok, Puisi SKM Amanat, Sastra Soeket teki, SKM Amanat, Kampoeng sastra soeket teki
PuisiSastra

Pemuda Tanpa Esok

Redaksi SKM Amanat
20 Oktober 2024
Siapkan 3 Tema, KPM UIN Walisongo: Harap Debat Kandidat Berjalan Kondusif
Habib Syafi’i: Berselawat Sama dengan Membangunkan Tidur Nabi Muhammad SAW
Tak Sesuai Kesepakatan, UKM WSC dan PSHT Batal Mundur dari Korelasi 2022
Sebuah Nama
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kenalkan Permainan Tradisional pada Anak-anak Kota Demi Cegah Kepunahan Budaya Tradisional
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kenalkan Permainan Tradisional pada Anak-anak Kota Demi Cegah Kepunahan Budaya Tradisional
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?