By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sambut Bulan Ramadan, Pemkot Semarang Kembali Gelar Dugderan 2025
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Dugderan, Perayaan Dugderan, Tradisi Menyambut Ramadan, Tradisi Masyarakat Semarang, Dugderan Kota Semarang
Tamu undangan yang hendak duduk untuk mendengarkan sambutan Walikota Semarang dan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). (Amanat/Ulya).
Regional

Sambut Bulan Ramadan, Pemkot Semarang Kembali Gelar Dugderan 2025

Last updated: 1 Maret 2025 5:44 am
Niliyal Mahiro
Published: 28 Februari 2025
Share
SHARE
Dugderan, Perayaan Dugderan, Tradisi Menyambut Ramadan, Tradisi Masyarakat Semarang, Dugderan Kota Semarang
Tamu undangan yang hendak duduk untuk mendengarkan sambutan Walikota Semarang dan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). (Amanat/Ulya).

Amanat.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menyelenggarakan Dugderan sebagai agenda tahunan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Jum’at (28/2/2025).

Acara Dugderan ini diselenggarakan mulai Senin, (17/2) hingga puncaknya di hari Jumat, (28/2) dengan diadakannya pawai dari Balaikota Semarang ke arah Alun-alun Masjid Kauman.

Dalam sambutannya, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramesti mengatakan bahwa tema Dugderan tahun ini adalah Bhinneka Tunggal Budaya dalam Harmoni Dugderan 2025.

“Tema yang kami angkat pada dugderan tahun adalah Bhinneka Tunggal Budaya dalam Harmoni Dugderan 2025,” ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengatakan bahwa Dugderan merupakan tradisi penyambutan Ramadan masyarakat Semarang.

“Dugderan ini sebagai bentuk penyambutan bulan Ramadan sehingga kita bersiap dan mendapatkan fadhilah nya,” terangnya.

Ia juga berharap agar masyarakat Jawa Tengah bisa menjalankan Ramadan dengan baik.

“Semoga seluruh masyarakat Jawa Tengah bisa menjalankan bulan Ramadan dengan baik dan menjadi umat yang bertaqwa kepada Allah,” tuturnya.

Dinas Pariwisata Kota Semarang, Raden Wing Wiyarso Poespojoedho mengatakan bahwa Dugderan merupakan bentuk kearifan lokal yang harus dijaga.

“Kita akan selalu meningkatkan acara ini karena merupakan budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan kita,” ucapnya.

Sambungnya, Dugderan menjadi bentuk akulturasi budaya dan sikap masyarakat yang toleransi.

“Acara ini sebagai bukti akulturasi budaya yang kental, walaupun berbeda agama namun tetap saling menghormati dan saling mendukung,” sambungnya.

Salah satu masyarakat Kota Semarang, Makcik turut meramaikan Dugderan dengan membuka stan untuk berjualan.

“Kami membuka stand di stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengikuti ataupun meramaikan acara Dugderan di Kota Semarang,” tuturnya.

Reporter: Niliyal Mahiro

Tolak Omnibus Law, Aliansi Mahasiswa-Buruh Jebol Pagar DPRD Jateng
Massa Ojol Gelar Aksi di Mapolda Jateng Tuntut Keadilan atas Kematian Affan Kurniawan
Puluhan Mahasiswa Alami Sesak Nafas Hingga Pingsan dalam Aksi Tadi Pagi
Geruduk Kantor DPRD, Ini Tujuh Tuntutan Massa Aksi #Semarangmelawan
Tolak Perppu Ciptaker, Mahasiswa dan Masyarakat Penuhi Halaman Gedung DPRD Jateng
TAGGED:dugderandugderan kota semarangperayaan dugderantradisi masyarakat semarangtradisi menyambut ramadan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kemiskinan Kultural, Kemiskinan Strukrural, Takdir Tuhan, Negara Berkembang, Ketidaksetaraan Akses
Artikel

Masyarakat dan Kemiskinan Kultural

Rizki Gojali
12 Januari 2025
UIN Walisongo Buat Kebijakan Baru Cegah Covid-19
Nur Rofiah Sampaikan 3 Tingkat Kesadaran Kemanusiaan Perempuan
Mahasiswa Coba Ini Agar Tidur Berkualitas
Empat Tips Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sambut Bulan Ramadan, Pemkot Semarang Kembali Gelar Dugderan 2025
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sambut Bulan Ramadan, Pemkot Semarang Kembali Gelar Dugderan 2025
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?