
Amanat.id– Puncak peringatan hari lahir (Harlah) Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat ke-41 dimeriahkan dengan Sarasehan dan Temu Alumni yang diadakan di Gedung Auditorium 1 Kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (10/9/2025).
Salah satu alumni SKM Amanat, Selamet mengatakan Amanat sudah cukup baik karena dapat mengikuti perkembangan zaman dalam berkarya.
“Amanat cukup baik, dulu harus menulis mengunakan kertas dan muatan kontennya berup cetak, sekarang sudah banyak output lainnya, tidak hanya cetak tapi juda di media sosial,” jelasnya.
Menurutnya perkembangan tidak hanya masalah cetak atau digital, tetapi proses menjalankannya.
“Karena sejatinya bukan karena cetak atau digitalnya tetapi bagaimana orang di dalamnya yang ingin berkembang,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan agar SKM Amanat untuk tetap menjaga idealisme dan tidak terlena dengan digitalisasi.
“Jangan terlena apalagi sekarang sudah ada Artificial intelligence (AI), justru itu tugas pengurus untuk mempertahankan ke-idealisan, tidak ada alasan profesionalitas berkurang hanya karena kemudahan digital,” harapnya.
Alumni SKM Amanat dan Pegiat Jurnal Ilmiah di Relawan Jurnal Indonesia, Helmi suyanto berharap agar teman-teman bisa mengoptimalkan waktu di Amanat.
“Teman-teman bisa mengoptimalkan waktu di amanat, karena kita tidak tahu kita jadi apa,” ucapnya.
Lanjutnya, pekerjaan di masa depan tidak pasti sejalan dengan latar belakang pendidikan.
“Kadang kita bekerja tidak pasti sesuai dengan pendidikan kita, bisa jadi sesuai hobi kita,” sambungnya.
Ia juga berpesan kepada SKM Amanat agar lebih baik di masa depan dan mendigitalkan semua karya.
“Kedepannya Amanat harus lebih baik, diusahakan semua karyanya di digitalkan,” pesannya.
Reporter: Melini Rizki


