Dianggap Membahayakan, Juri Evaluasi Teknis Lomba Sprint

1 Min Read
Fery Kismanto saat memberikan evaluasi di taman Fuhum, Rabu (18/9/2019) (Amanat/Fitrya).
Fery Kismanto saat memberikan evaluasi di taman Fuhum, Rabu (18/09/2019) (Amanat/Fitrya).

amanat.id – Perhelatan tahunan UIN Walisongo, Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2019 resmi dibuka oleh Rektor Imam Taufiq. Cabang Lomba Sprint  berlangsung di jalan penghubung antara Kampus II dan Kampus III, Rabu (18/09/2019).

Dalam pelaksanannya, usai babak semi final terlihat banyak peserta yang cedera ringan. Namun, peserta yang lolos semi final harus melanjutkan ke babak selanjutnya.

Juri lomba yang menjadi perwakilan dari Komando Rayon Militer (Koramil), Fery Kismanto mengimbau kepada panitia dan penanggung jawab untuk tidak mengulang putaran dalam Sprint.

“Sprint jangan diulang, lebih baik menggunakan kecepatan waktu. Jadi keselamatan lebih diutamakan,” imbaunya.

Ia menambahkan bahwa, Sprint adalah lari dengan penuh kecepatan, yang dengan mengulangnya dapat membahayakan jantung.

“Mereka bukan pelari yang setiap hari pekerjaannya lari-lari. Kalau diulang bisa bahaya untuk jantung,” tambahnya.

Reporter: Afifah K

Share This Article
Sedang berjuang menuju 45kg.