By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dari Bangsal Jiwa jadi Galeri Pusaka
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
galeri pusaka, museum keris, museum keris nusantara, kota surakarta, budaya kota surakarta
Seseorang tengah berjalan di depan Gedung Museum Keris Nusantara. (museum.co.id)
Features

Dari Bangsal Jiwa jadi Galeri Pusaka

Museum Keris Nusantara di Surakarta diresmikan pada 9 Oktober 2017 dulunya merupakan alihfungsi dari RSJ Mangunjaya yang dibangun pada tahun 1800-an

Last updated: 9 November 2025 4:20 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 November 2025
Share
SHARE
galeri pusaka, museum keris, museum keris nusantara, kota surakarta, budaya kota surakarta
Seseorang tengah berjalan di depan Gedung Museum Keris Nusantara. (museum.co.id)

Amanat.id- Suara gamelan disertai semerbak aroma kemenyan tercium dari salah satu bangunan yang cukup megah di Jl. Bhayangkara No. 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Museum Keris Nusantara, sebuah bangunan 5 lantai yang menyimpan banyak keris dengan berbagai ukiran emas yang memanjakan mata, Jumat (24/10/2025).

Selain terkenal akan sejarah kerisnya, dulunya Gedung Museum Keris Nusantara merupakan Rumah Sakit Jiwa (RSJ), yang dahulu dikenal dengan RSJ Mangunjaya. Alihfungsi RSJ Mangunjaya menjadi Museum Keris Nusantara belum banyak diketahui masyarakat. Hal tersebut menambah historisitas Museum Keris Nusantara yang tidak hanya bersejarah dari kerisnya, tetapi juga dari bangunannya.

Edukator Museum Keris Nusantara, Anjang Pratama menjelaskan sebelum digunakan menjadi museum, bangunan tersebut telah digunakan untuk beberapa kegiatan, bahkan awalnya bangunan Museum Keris Nusantara adalah RSJ.

“Dulunya gedung ini merupakan rumah sakit jiwa yang dibangun pada tahun 1800-an. Pasien RSJ semuanya sudah dipindahkan pada tahun 1960-an, lalu gedung ini kosong,” ujarnya.

Selain sempat menjadi RSJ, sejarah Museum Keris Nusantara tidak berhenti di situ. Sebelum menjadi rumah untuk berbagai jenis keris, Museum Keris Nusantara juga sempat digunakan sebagai mess sepak bola.

“Pada 2010, bangunan ini juga pernah menjadi mess sepak bola, menjadi kantor Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” katanya.

Di tahun 2017, masyarakat umum, seniman, dan budayawan diundang. Sambutan baik diberikan, diskusi konsep dan ide dilakukan, hingga akhirnya secara resmi berdirilah Museum Keris Nusantara.

“Diresmikan menjadi bangunan Museum Keris Nusantara pada 9 Oktober 2017 dengan mengundang masyarakat umum dan seniman budayawan untuk ikut berpartisipasi mengkonsep ide museum keris,” ucapnya.

Staf Museum Keris Nusantara, Danial Neonanda Kristian juga menambahkan latar belakang alihfungsi RSJ Mangunjaya menjadi Museum Keris Nusantara. Menurutnya alasan ditutupnya RSJ saat itu dikarenakan sepinya pasien hingga hanya tersisa staf.

“Akibat RSJ yang semakin sepi sehingga pasien-pasien yang tersisa sebagian dipulangkan, lalu ada juga yang dipindahkan, benar-benar tinggal karyawannya saja,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan alihfungsi tersebut sebagai langkah awal untuk melestarikan seni dan budaya, khususnya pada karya seni keris. Dengan berbagai ukiran, keris harus dijaga dan dilestarikan kepada generasi muda. Menurutnya hal tersebut perlu dilakukan agar setiap generasi dapat terus menikmati keindahan seni keris.

“Diubahlah menjadi museum keris agar bangunan ini juga tidak kosong, selain itu juga sebagai media untuk mengenalkan keris kepada generasi-generasi muda,” jelasnya.

galeri pusaka, museum keris, museum keris nusantara, kota surakarta, budaya kota surakarta
Beberapa orang tengah berada di dalam Gedung Museum Keris Nusantara, Jumat (24/10/2025). (Dok. Amanat).

Kesadaran akan seni dan budaya yang perlu dilestarikan membuat Pemerintah Kota Surakarta pun ikut berpartisipasi. Dengan jargon Spirit of Java, Pemerintah Kota Surakarta mengadakan wisata dengan konsep culturan educatif yang nantinya dapat menjadi media belajar semua kalangan tentang keris yang ada di Museum Keris Nusantara.

Ratusan keris dengan berbagai ukiran dan sejarah tersimpan rapih di Museum Keris Nusantara. Semuanya disimpan untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan keris kepada masyarakat dari seluruh kalangan.

Sesuai dengan harapan Danial bahwa ketika didirikannya Museum Keris Nusantara adalah membawa dampak positif bagi budaya dan menumbuhkan pengetahuan serta wawasan masyarakat terhadap keris.

“Harapan untuk kedepannya agar para generasi-generasi sekarang bisa belajar tentang keris dan dapat melestarikan budaya keris dan sejarah yang ada,” tutup Danial.

Reporter: Noor Saidah
Editor: Azkiya Salsa Afiana

Doa Bersama Warnai Jalan Sehat dan Kebersamaan Kalam Walisongo
LP2M UIN Walisongo Luluskan Seluruh Mahasiswa KKN Posko 6 Desa Getas
Mencari “Bintang” di Desa yang Nyaris Tenggelam
Mengintip Pataba, Perpustakaan Keluarga Toer di Blora
Dua Aktivis Lingkungan-Demokrasi Ditangkap oleh Polrestabes Semarang
TAGGED:Budaya Kota Surakartagaleri pusakaheadlineKota SurakartaMuseum KerisMuseum Keris Nusantara
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Saksi Ruang Keluarga, Sastra Soeket Teki, Puisi Soeket Teki, SKM Amanat, Puisi SKM Amanat
PuisiSastra

Saksi Ruang Keluarga

Redaksi SKM Amanat
22 Juni 2025
Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran
Sempat Geger Pamflet PKM Barang Bukti Malah Hilang
Adakan Workshop Digital Marketing, Tim KKN Hadirkan Edmi Istifaryadi
Ciptakan Buku Ensiklopedia Alat Ukur Fisika, Isfa Perolah Skripsi Terbaik
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dari Bangsal Jiwa jadi Galeri Pusaka
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Dari Bangsal Jiwa jadi Galeri Pusaka
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?