Catat Tanggalnya! Pendaftaran SPAN-PTKIN UIN Walisongo 2026 Telah Dibuka

UIN Walisongo membuka penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN sebanyak 2.063 kuota

5 Min Read
Beberapa orang terlihat berada di depan area Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Rabu (18/2/2026). (Amanat/Dina).
span-ptkin, pendaftaran span-ptkin, ptkin 2026, jalur masuk uin walisongo, uin walisongo
Beberapa orang terlihat berada di depan area Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Rabu (18/2/2026). (Amanat/Dina).

amanat.id– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Kamis (19/2/2026).

Rangkaian kegiatan seleksi SPAN-PTKIN antara lain sebagai berikut:

1. Pendaftaran PDSS: 5 Januari – 9 Februari 2026 melalui website span.ptkin.ac.id

2. Pengisian/Verifikasi/Finalisasi PDSS: 5 Januari – 10 Februari 2026

3. Pendaftaran (siswa): 11 Februari – 28 Februari 2026

4. Pengumuman Hasil Seleksi: 7 April 2026

5. Proses Registrasi/Daftar Ulang: Waktu menunggu informasi selanjutnya

Berikut rincian Program Studi (Prodi) UIN Walisongo yang tersedia untuk jalur SPAN-PTKIN beserta kuotanya (2.063):

Prodi Akreditasi Kuota
Pendidikan Agama Islam Unggul 180
Manajemen Pendidikan Islam Unggul 60
Pendidikan Bahasa Arab Unggul 60
Pendidikan Bahasa Inggris Unggul 80
Pendidikan Islam Anak Usia Dini Unggul 40
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Unggul 80
Komunikasi dan Penyiaran Islam Unggul 125
Manajemen Haji dan Umroh Baik Sekali 100
Bimbingan Penyuluhan Islam Unggul 90
Manajemen Dakwah Unggul 80
Pengembangan Masyarakat Islam Unggul 60
Akuntansi Syari’ah Unggul 100
Ekonomi Syariah / Ekonomi Islam A 100
Perbankan Syariah Baik Sekali 60
Hukum Ekonomi Syariah / Muamalah Unggul 80
Hukum Keluarga Islam / Ahwal al-Syakhsiyyah Unggul 80
Hukum Pidana Islam Unggul 70
Ilmu Falak Unggul 60
Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Unggul 80
Ilmu Seni dan Arsitektur Islam Baik 80
Aqidah dan Filsafat Islam A 60
Tasawuf dan Psikoterapi Unggul 60
Ilmu Hadist Baik 30
Studi Agama-Agama Unggul 20
Pendidikan Biologi Unggul 70
Pendidikan Fisika Unggul 35
Pendidikan Kimia Unggul 53
Pendidikan Matematika Unggul 70

Kepala Bagian Akademik UIN Walisongo, Nur Rohman menjelaskan bahwa rangkaian seleksi SPAN-PTKIN telah dimulai sejak pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

“Pengisian PDSS mulai 5 Januari hingga 9 Februari kemudian pendaftaran siswa mulai 11 Februari kemarin sampai tanggal 28 Februari,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa syarat pendaftaran tahun 2026 masih mengacu pada ketentuan tahun-tahun sebelumnya, yakni pengisian data dan nilai rapor.

“Syarat pendaftaran masih sama seperti tahun sebelumnya, silakan isi data, nilai, dan yang terpenting adalah kesesuaian antara data yang diinput ke dalam sistem dengan bukti fisiknya,” terangnya.

Ia juga menjelaskan sistem seleksi SPAN-PTKIN bagi para pendaftar agar teliti dalam pengisian data.

“Sistem seleksi saat ini sudah terintegrasi untuk memverifikasi kebenaran berkas yang diunggah, sehingga jika ada kebohongan atau ketidaksesuaian pasti sistem akan mendeteksinya,” ungkapnya.

Calon mahasiswa UIN Walisongo, Akmilul Farkhiani Iswandi menjelaskan alasan memilih jalur SPAN-PTKIN karena dinilai linier dari pondok pesantren.

“Alasan saya memilih jalur SPAN-PTKIN karena mudah, soalnya saya kan di pondok,” ujar Akmilul.

Akmilul mengaku sempat menemui kendala teknis saat proses digitalisasi berkas rapor ke dalam sistem.

“Kendala saya sangat susah dalam penginputan nilai rapor. Rapor yang diunggah kan harus PDF, cara mengubah dari camscanner ke PDF nya susah, file yang tersimpan malah acak. Jadi saya mengulang-ulang tapi akhirnya bisa juga,” tuturnya.

Siswi asal MA Futuhiyyah 2 Demak, Intan Rahmawati mengatakan alasannya memilih UIN Walisongo karena faktor akreditasi Unggul serta banyaknya alumni sekolahnya yang melanjutkan studi di Universitas hijau ini.

“Motivasi saya mendaftar di UIN karena banyak sekali kakak kelas saya yang mendaftar di sana, dan fakultas-fakultas di sana banyak yang sudah terakreditasi unggul,” ungkap Intan.

Dalam proses pendaftaran, Intan juga menerapkan strategi khusus dengan membandingkan peluang pada tiap pilihan program studi agar dapat lolos seleksi.

“Strategi saya dengan cara membandingkan pilihan satu dengan pilihan dua melalui peluangnya. Pihak sekolah juga mendorong dan membantu saya untuk menentukan pilihan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, SPAN-PTKIN menjadi alternatif bagi calon mahasiswa karena tidak memerlukan ujian tulis.

“Sangat menguntungkan untuk kami para siswa karena mempermudah dan meringankan beban bagi calon mahasiswa karena tidak perlu mengikuti ujian tertulis,” tutupnya.

Reporter: Dina Uzma Azizah
Editor: Irbah Fatin Nur Aliyyah

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.