
Di bawah sorot mata teramat tajam
Langkah gontai kian bertambah ragu
Akal pikir terjerat lilitan tak berujung
Berkutat dalam bayangan sekelilingnya
Hidup ia dalam peran narapidana
Pikir orang sebagai putusan akhir
Jiwa diukir dengan pena yang bukan si empunya
Sekelumit cahaya menyadarkan mata
Hasrat keluar belenggu kian membara
Menanti hidup tanpa bayang-bayang
Bukan sebagai wayang di tangan seorang dalang
Semarang, Juni 2024
Bayu Setyawan (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)


