By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Pramoedya Sosok Sastrawan, Akademisi, dan Sejarawan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
FeaturesVaria Kampus

Pramoedya Sosok Sastrawan, Akademisi, dan Sejarawan

Last updated: 18 Juli 2018 3:21 pm
Wiwid Saktia
Published: 11 April 2017
Share
SHARE
Pramoedya Ananta Toer. (Doc. Google)

Skmamanat.com – “Pram adalah sosok yang optimistik, sedangkan saya adalah sosok yang pesimistis,” ungkap Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer, dalam acara Obrolan Sore Pram Hari Ini bersama Muhibbin M. Dahlan  di halaman Gedung Wanita Semarang, Minggu (9/4).

Sore itu, Soesilo menceritakan perjalanan hidup seorang Pramoedya Ananta Toer, pengarang tetralogi buru: Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca. Pramoedya baginya telah menjadi kakak yang sangat bertanggung jawab terhadap ketujuh adiknya.

Sejak bapaknya meninggal, Pram menjadi tulang punggung keluarga. Ia memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan menulis. Hal itu melatarbelakangi karya-karya Pram yang kerap erat mengisahkan keluarganya, karena objek Pram selalu dekat dengannya. Bahkan Pram menulis buku Gadis Pantai  dipersembahkan teruntuk ibunya yang sudah meninggal.

Soesilo juga menceritakan, bahwa Pram merupakan sosok yang sangat percaya diri terhadap pendapat yang dilontarkannya. Ketika Pram menjadi redaktur Koran Bintang Timur, ia turut berpendapat perihal kasus plagiat Sastra Indonesia, Tenggelamnya Kapal van der wijck. Pendapat Pram sempat mengundang polemik besar hingga ia diultimatum oleh kejaksaan agung untuk tidak menyelesaikan polemik tersebut, karena dianggap akan mengganggu ketertiban nasional.

“Polemik Pram banyak melahirkan kebencian yang panjang, tetapi Pram membalasnya dengan berkarya,”ujar adik Pramoedya itu.

Dalam perjalanan hidupnya, Pram tidak hanya menjadi sastrawan saja tetapi juga pernah menjadi seorang sejarawan. Ia menulis buku tentang Sejarah Pers Indonesia, meskipun buku tersebut tidak pernah diterbitkan.

“Pram pernah menghitung jumlah keseluruhan mesin cetak di Indonesia,” ujar Soesilo.

Pram juga pernah menjadi akademisi. Ia menjadi dosen Sejarah Indonesia di Universitas Republika, sekarang Trisakti. Ia mengajar mahasiswa dengan metode mengkliping surat kabar. Menurut Pram, dengan mengkliping mahasiswa akan mengetahui realitas sehingga mereka tidak akan mudah dibohongi oleh petinggi Negara.

“Kliping mahasiswanya juga menjadi bahan mentah karya Pram dalam tetralogi Pulau Buru,” katanya.

Untuk mengenang kakaknya, Soesilo membangun Perpustakaan Pataba Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa, di Jalan Sumbawa No.40 Jetis Blora. Ia juga sedang mengusahakan agar nama jalan tersebut dirubah menjadi jalan Pramoedya Ananta Toer.

“Para petinggi Blora sudah menyetujui, namun ada beberapa oknum yang masih  tidak setuju karena Pram dianggap sebagai anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra),” tutupnya.

Reporter    : Wiwid Saktia N.
Editor        : Fajar Bahruddin A.

Habiskan Resapan Anggaran, UIN Walisongo Adakan Renov dan Pembangunan di Beberapa Titik
Lembaga Pers Mahasiswa Unnes Kunjungi SKM Amanat dan LMP Missi
Mahasiswa Baru Keluhkan Fasilitas MCK
Tak Hanya Ulama Indonesia, 31 Perwakilan Negara Hadir dalam KUPI II
Lolita Sari Bagikan 3 Cara Tarik Perhatian Pendengar Radio
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Minoritas, Kaum Minoritas, Pengaruh Kaum Minoritas, Minority Influence, Minoritas di Indonesia
EsaiUncategorized

Minority Influence, Pengaruh Minoritas Terhadap Mayoritas

Intania Nurul Apriliani Putri
4 Juni 2024
Mohammad Nuh Ajak Mahasiswa Jadi Ahli Wakaf
FST Sabet Tiga Medali dalam Lomba Karaoke
Pendaftaran BPI LPDP 2019 Resmi Dibuka, Berikut Ketentuan yang Harus Diperhatikan
Langgar Syariat Islam, Panitia PBAK Batalkan Salat Jumat di Tiga Tempat
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pramoedya Sosok Sastrawan, Akademisi, dan Sejarawan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pramoedya Sosok Sastrawan, Akademisi, dan Sejarawan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?