
Amanat.id- Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Negeri Islam (UIN) Walisongo Semarang mengadakan sosialisasi beasiswa bertema “Signature of Excellence: Branding Yourself as the Next GenBI Leader with Bank Indonesia” yang berlangsung di Gedung Teater Rektorat Kampus 3, Kamis (16/4/2026).
Ketua Pelaksana Sosialisasi Beasiswa Bank Indonesia (BI), Ahmad Sadam Izzatullah mengatakan terdapat perubahan tempat sosialisasi karena keterbatasan waktu.
“Awalnya, sosialisasi direncanakan dilaksanakan di Auditorium Kampus III karena menargetkan 500–600 peserta. Namun, waktu persiapan hanya lima hari sehingga akhirnya dilaksanakan di teater rektorat yang berkapasitas sekitar 200 orang,” ujarnya.
Sadam merasa antusiasme peserta sangat tinggi sehingga melebihi target semula yaitu 200 orang.
“Antusiasme peserta sangat tinggi karna banyak yang tertarik dengan beasiswa unggulan. Dari target 200 peserta, tercatat sekitar 300 orang hadir, meski sebagian datang bergantian karena jadwal kuliah,” paparnya.
Sadam menyampaikan beberapa perbedaan dalam pelaksanaan seleksi BI 2026 dengan tahun sebelumnya, seperti perlunya SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan).
“Tahun ini ada beberapa perbedaan terkait pelaksanaan seleksi, dulu tidak perlu ada SLIK OJK. Saat ini harus menyertakannya agar BI bisa melihat pengelolaan dana sehingga beasiswa tersebut tidak disalahgunakan,” jelasnya.
Lanjutnya, perbedaan lain dari seleksi tahun ini dengan sebelumnya adalah adanya wawancara psikologi.
“Pada seleksi ini juga terdapat tahapan wawancara psikologi yang nantinya dilakukan langsung oleh ahli psikologi,” lanjutnya.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Sadam berharap para peserta tidak lagi kebingungan dengan persyaratan terbaru.
“Semoga setelah ini para peserta bisa mendapatkan pencerahan dan tidak kebingungan lagi, serta banyak mahasiswa UIN Walisongo yang lolos menjadi bagian dari keluarga GenBI,” ucapnya.
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Islam, Nawal Muhammad Azamullah menuturkan alasan mengikuti sosialisasi tersebut untuk mengetahui lebih detail terkait beasiswa BI.
“Saya ingin lebih memahami beasiswa BI terutama karena adanya pembaharuan syarat, sehingga setelah ini saya menjadi lebih paham,” tuturnya.
Selain mendapat informasi tentang beasiswa, ia juga tertarik pada materi yang disampaikan narasumber.
“Selain mendapat pencerahan tentang beasiswa, saya juga tertarik dengan materi personal branding yang dibawakan sehingga saya lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya,” imbuhnya.
Peserta lainnya, Muhammad Sayyidun Nafi mengaku materi yang disampaikan jelas dan informatif.
“Penyampaian materinya sangat jelas. Saya bisa mempersiapkan perubahan keperluan berkas untuk beasiswa tahun ini,” ujarnya.
Ia berharap dapat menjadi bagian dari beasiswa BI serta banyak peserta lainnya juga berhasil.
“Semoga saya lolos dengan lancar, dan semoga teman-teman juga banyak yang lolos,” harapnya.
Reporter: Kholifatim Muallimah
Editor: Romaito


