
Menyambar kisah dalam ingatan usang
Bertandang di antara ribuan bandang
Menemui diri tengah dibui
Terpatri dalam hati ingin melarikan diri
Perihal luka yang tak pernah terobati
Kotak pandora terkunci rapat terus menggerogoti
Kian menyadari diri yang tercabik arus
Hanyut diam dalam ikatan sendu tak terurus
Menghunjam kepala pada ambang batas kewarasan
Ingatan kalut yang mulai terpelintir
Kian bias juga lupa hal baik yang pernah terjadi adanya
Menghardik diri bertanya siapa diri ini sebenarnya?
Ke mana tetes mata ini harus luruh?
Jika tak ada tempat tuk berlabuh.
Semarang, 1 Juni 2024.
Naili Zumna H (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)


