By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Warta Mahasiswa

Mahasiswa UIN Walisongo Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19

Last updated: 1 Agustus 2021 2:18 pm
Agus Salim I
Published: 1 Agustus 2021
Share
SHARE
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang menghibur pasien Covid-19 di tempat isolasi rumah dinas Wali Kota Semarang (Dok. Humas Pemprov Jateng)

Amanat.id- Puluhan pasien Covid-19 yang sedang isolasi di rumah dinas Wali Kota Semarang dikejutkan dengan kedatangan belasan mahasiswa UIN Walisongo Semarang, Minggu (01/08/2021).

Mereka mengira, mahasiswa akan menggelar demonstrasi karena datang mengenakan jas almamater yang lengkap.

Ternyata jauh dari dugaan. Para mahasiswa itu justru hadir memberikan kejutan. Mereka menggelar konser dadakan, dan mengajak para pasien bernyanyi dan tertawa bersama.

Membawa gitar dan Cajon atau drum kotak kecil, aksi panggung mahasiswa UIN Walisongo itu berhasil membuat pasien terhibur. Mereka turut bernyanyi dan berjoget dengan iringan musik sederhana itu. Tentu, dengan pembatasan jarak dan protokol kesehatan sangat ketat

Suasana semakin meriah ketika ada sesosok badut muncul di hadapan para isoman. Dengan tingkah lucunya, badut yang ternyata juga salah satu mahasiswa UIN Walisongo itu mengajak pasien untuk joget bersama. Tak ayal, tingkah lucu badut membuat beberapa pasien tak berhenti tertawa.

“Ayo semuanya joget, biar sehat. Hari ini kita hadir untuk menghibur bapak ibu semua. Yang isolasi semoga cepat sembuh, para nakes semoga lebih semangat,” kata salah satu mahasiswa membuka acara.

Tak hanya pasien, sejumlah tenaga kesehatan yang sedang bertugas di tempat itu juga begitu antusias. Bahkan ada pasien dan juga nakes di sana yang ikut menyumbangkan lagu dengan suara emasnya.

Koordinator kegiatan, Rina Purwaningsih mengatakan, mahasiswa yang hadir dalam acara itu adalah mahasiswa dari jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI) UIN Walisongo Semarang. Mereka sengaja datang ke tempat isolasi terpusat itu untuk memberikan hiburan.

“Kami merasa tergerak untuk mengikuti anjuran pak Ganjar, yang menyarankan agar mahasiswa turun dan ikut serta dalam penanganan Covid-19. Nah kali ini kami ikut serta, dengan cara menghibur pasien yang sedang isolasi. Harapannya mereka bisa bahagia” katanya.

Semua talent yang dihadirkan untuk menghibur lanjut Rina adalah mahasiswa. Baik pemain musik, penyanyi, pembaca puisi termasuk badut yang beraksi lucu di sana.

“Kenapa kami minta ada teman yang jadi badut, ya itu salah satu media agar pasien di sini terhibur. Setidaknya, dengan tingkah lucu badut itu, para pasien di sini bisa tersenyum. Karena kami tahu, mereka pasti bosan selama menjalani isolasi,” jelasnya.

Tak hanya menghibur pasien, Rina mengatakan mahasiswa UIN Walisongo siap bergerak membantu penanganan pandemi dengan cara lain. Dalam waktu dekat, mereka sepakat akan turun ke jalan dan melakukan pendataan pada pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UKM yang terdampak pandemi.

“Rencana ke depan kita akan mendata PKL dan pelaku UKM yang terdampak PPKM Darurat. Data itu akan kami serahkan ke pemerintah agar bisa dibantu dan dicarikan solusi,” pungkasnya.

 

Reporter: Agus Salim I

Beasiswa Tahfidz UIN Walisongo 2019 Sudah Dibuka, Begini Syaratnya
Tanggapi Kritikan Mahasiswa, DEMA-U Angkat Bicara
Mahasiswa UIN Walisongo Jadi Korban Begal Hingga Alami Luka Bacok di Lengan Kirinya
Demo 13 April Aliansi Rakyat Jawa Tengah Menggugat, Berjalan Tertib
Berbedanya Sistem KKL di Tiap Fakultas UIN Walisongo
TAGGED:Mahasiswa hibur pasien covidMahasiswa jadi badutmahasiswa uin walisongoPasien covid-19
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Hari Ini, UIN Walisongo Lepas 968 Wisudawan

Rima Dian Pramesti
7 Maret 2018
Dema Akan Adakan Aksi Massa Jika Birokrat Kampus Tidak Lakukan Ini
Mensos Batal Hadiri Puncak Dies Natalis Ke-48
Mengedepankan Toleransi, FITK Kembali Adakan Tarbiyah Expo
Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Depan Rektorat, Tuntut Pencabutan SK Rektor TOEFL-IMKA
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?