By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Alasan Mengapa Mahasiswa Mengikuti Aksi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Aksi Aliansi Rakyat Jawa Tengah Menggugat
Rombongan aksi aliansi mahasiswa Jawa Tengah (13/04/2022) (Amanat/Munroh)
NasionalRegionalWartaWarta Mahasiswa

Alasan Mengapa Mahasiswa Mengikuti Aksi

Last updated: 14 April 2022 6:35 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 14 April 2022
Share
SHARE
Aksi Aliansi Rakyat Jawa Tengah Menggugat
Rombongan aksi aliansi mahasiswa Jawa Tengah (13/04/2022) (Amanat/Munroh)

Amanat.id- Terik panasnya Kota Semarang di bulan Ramadan tidak menyurutkan semangat peserta aksi “Kekalahan Negara dalam Cengkraman Oligarki” yang diinisiatori oleh Aliansi Rakyat Jateng Menggugat. Berlangsung di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Rabu (13/4/2022).

Salah satu peserta aksi, Kamala mengungkapkan bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti aksi karena diajak oleh rekannya. Meskipun begitu, ia tetap mengikuti isu dan tahu akan tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa.

“Ikut aksi kalau saya baru pertama kali, tetapi memang sering mengikuti isu yang ada di masyarakat,” ungkap Kamala saat ditemui Amanat.id ketika mengikuti aksi.

Di samping itu, ia berharap aksi kali ini dilanjut dengan ketegasan dari pemerintah terkait tuntutan yang telah disampaikan oleh rakyat.

“Semoga dari aksi ini, ada ketegasan terkait tuntutan yang disampaikan,” ucapnya.

Kamala juga berpendapat bahwa aksi yang diikuti oleh mahasiswa tergantung dari urgensi masing-masing. Namun, mahasiswa juga perlu menyadari akan kesadaran sosial di sekitarnya.

“Kalau saya pribadi tergantung urgensi dari isu yang disampaikan,” jelasnya.

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Khaerunnisa yang sebelumnya sudah pernah mengikuti aksi lebih dari sekali juga berpendapat terkait penting atau tidak mahasiswa mengikuti aksi. Menurutnya, bagian dari masyarakat yang mampu menahan tumbuh subur oligarki suatu negara dari mahasiswa dan rakyat sendiri.

“Satu-satunya lembaga yang bisa menahan tumbuh suburnya oligarki negara itu pemerintah, lalu yang bisa mendesak pemerintah berasal dari mahasiswa dan rakyat sendiri. Sekarang saja hampir seribu masa aksi yang datang dari berbagai universitas dan kalangan diwakilkan oleh mahasiswa,” tuturnya.

Perempuan yang akrab disapa Ica ini juga menganggap bahwa mahasiswa yang hanya meramaikan aksi demi konten merupakan hak pribadi namun tidak membenarkan sepenuhnya.

“Kalau soal konten memang hak pribadi mereka dan saya juga tidak membenarkan.
Sederhananya, ketika mereka datang tahu harga minyak naik dan khawatir ibu mereka tidak bisa membeli minyak sudah cukup,” sambungnya.

 Reporter: Nur Aeni Safira

Sedikitnya, 63 Mahasiswa UIN Walisongo Terpaksa Cuti pada Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019
81% Mahasiswa Lulus Tepat Waktu, Imam Taufiq: Ini Suatu Kebanggaan
UKM-U Blokir Jalan dan Cekcok dengan DEMA UIN Walisongo Akibat Kurang Maksimalnya Waktu Visit
Sisi Lain Saridin Menurut Gus Mus Hingga Puisi Balsem Penghilang Pening
Lantik Ketua Dema dan UKM, Suparman Janji Akan Adakan Raker Bersama
TAGGED:aksiaksi demo uin walisongodemodemo aliansi jawa tengahdemo di semarangdemo jawa tengahdemo semarang melawandemo semarang raya
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Najhaty Sharma, Penulis novel Dua Barista, Seminar Literasi, UKM JHQ, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Perjuangan Menulis Najhaty Sharma di Tengah Lingkungan Pesantren

Redaksi SKM Amanat
30 November 2024
Daftar Calon Kru Magang SKM Amanat yang Lolos Workshop 2018
Problem TOEFL-IMKA yang Tak Kunjung Selesai
Peluk Erat Kemelut
Berkat Ketekunan dan Dedikasi yang Luar Biasa, Andika Iswara Dapat Gelar Wisudawan Terbaik FEBI
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Alasan Mengapa Mahasiswa Mengikuti Aksi
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Alasan Mengapa Mahasiswa Mengikuti Aksi
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?