
Hidup itu keparat yaa….
Kami ditakdirkan hanya sebagai tokoh tanpa nama,
tak berperan
dialog di atas panggung pun barang sejenak
Hidup itu keparat yaa….
Kami hidup tak lebih sekadar boneka
Sesuka hati dalang ubah lakon
Jadikan kami pengecut, lagi dan lagi
Hidup itu keparat yaa….
Kami dipaksa bungkam padahal ingin bicara
Kami dipaksa bicara, tak lebih sekadar bualan skenario belaka
Hidup itu keparat yaa….
Tangan kuasa mereka tak tahu diri
menutup mata kami dengan nyanyian keangkuhan
Hidup itu keparat yaa….
Akankah seseorang cukup berani mengatakan semua ini
dan bukan orang-orang yang diatur, yang lemah dan tak berdaya?
Hidup ini keparat yaa….
Ingin kami habisi mereka
Pemburu hebat yang kami bicarakan
Dengan semangat dahsyat tak terkalahkan
14 Maret 2020
Saffina Qurrotunnida Faizati


