
Amanat.id– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mencatat 5 Program Studi (Prodi) dengan peminat terbanyak jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Rabu (18/3/2026).
Staf Ahli Wakil Rektor III, Widi Cahya Adi mengatakan UIN Walisongo membuka 28 program studi pada seleksi jalur SPAN-PTKIN.
“UIN Walisongo membuka 28 Prodi untuk jalur SPAN-PTKIN,” ujarnya.
Berdasarkan pilihan pertama calon mahasiswa, Widi mengatakan Prodi Manajemen Haji dan Umroh menduduki posisi pertama.
“Jika dilihat dari pilihan pertama, Prodi terfavorit adalah Manajemen Haji dan Umroh. Kemudian disusul Pendidikan Biologi, Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, dan Akuntansi Syariah,” paparnya.
Ia menjelaskan tren peminat Prodi jalur SPAN-PTKIN mengalami perubahan dalam tiga tahun terakhir.
“Tahun 2024 Prodi dengan peminat terbanyak jalur SPAN-PTKIN adalah Pendidikan Agama Islam, begitu juga di tahun 2025. Namun, tahun 2026 ini berganti menjadi Manajemen Haji dan Umroh,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan minat pada Prodi Manajemen Haji dan Umroh tak terlepas dari prospek kerja yang semakin luas.
“Ada banyak faktor, tetapi alasan paling kuat karena prospek kerja yang semakin jelas, apalagi saat ini sudah ada Kementrian Haji dan Umroh sehingga membuka peluang kerja lebih luas bagi lulusan di bidang tersebut, ” katanya.
Selain faktor karir, lanjutnya, daya tarik program akademik seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Makkah juga ikut mempengaruhi minat calon mahasiswa.
“Mengetahui bahwa Prodi Manajemen Haji dan Umroh UIN Walisongo memiliki program seperti KKN di Makkah menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa,” tuturnya.
Widi juga menghimbau para calon mahasiswa agar tidak hanya mengikuti tren semata dalam memilih program studi.
“Kami selalu menyampaikan bahwa para pendaftar sebaiknya mengenali sejauh mana kemampuan dan minat yang dimiliki, serta memiliki strategi dalam memilih prodi,” jelas Widi.
Lanjutnya, untuk pengumuman hasil seleksi SPAN-PTKIN akan diumumkan pada 7 April mendatang.
“Untuk pengumuman SPAN-PTKIN akan diumumkan 7 April mendatang,” lanjutnya.
Ia turut berpesan bagi calon mahasiswa yang belum lolos agar tidak berkecil hati mengingat banyak prodi lain yang belum banyak dikenal.
“Bagi yang belum diterima, kami berharap mereka dapat mengenali prodi lain yang mungkin belum banyak dikenal masyarakat. Setiap prodi memiliki keunggulan dan jalur karier masing-masing, hanya saja masyarakat belum banyak mengetahuinya,” pesannya.
Calon mahasiswa UIN Walisongo, Fatima Atika Rahma mengatakan alasan memilih Prodi MHU karena sesuai dengan minatnya.
“Saya milih Manajemen Haji dan Umrah karena sesuai minat saya di bidang keislaman,” katanya.
Peluang karir yang luas di bidang haji dan umroh juga menjadi alasan tersendiri bagi Fatima.
“Menurut saya Prodi yang saya pilih ini punya peluang kerja yang bagus,” ucapnya.
Menyadari tingginya jumlah peminat, ia menilai persaingan dalam jalur SPAN-PTKIN cukup ketat.
“Menurut saya, tingkat persaingannya cukup ketat karena jumlah peminatnya juga banyak,” imbuhnya.
Ia berharap dapat diterima di Prodi impian supaya dapat belajar lebih baik.
“Harapannya semoga saya diterima di Prodi tersebut agar bisa belajar dengan baik, berkembang, dan insyaAllah ilmunya bisa bermanfaat ke depannya,” tutupnya.
Reporter: Ahmad Rafiuddin Izza
Editor: Romaito


