By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wisudawan Terbaik FISIP, Angkat Isu Pelecehan Seksual Pada Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria KampusWisuda

Wisudawan Terbaik FISIP, Angkat Isu Pelecehan Seksual Pada Perempuan

Last updated: 9 Februari 2025 11:48 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Februari 2025
Share
SHARE
Wisudawan Terbaik FISIP, Wisuda UIN Walisongo, Wisuda 2025, UIN Walisongo, Roafa Nabila Mazin
Potret Roafa Nabila Mazin, wisudawan terbaik FISIP UIN Walisongo sedang berpose dengan ijazah kelulusanya, Sabtu (8/2/2025). (Dok.khusus).

Amanat.id– Mahasiswi Program Studi (Prodi) Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Roafa Nabila Mazin mendapatkan predikat wisudawan terbaik pada Wisuda ke-95 di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3, Sabtu (8/2/2025).

Mahasiswi asal Jepara tersebut berhasil meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,89 dengan judul skripsi “Trauma Perempuan Akibat Pelecehan Seksual di Ruang Publik (Studi di UPTD PPA DP3A Kota Semarang)”.

Alasan Roafa mengusung judul tersebut, karena maraknya kasus pelecehan seksual yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Saya mengambil judul tersebut, karena pada waktu itu banyak yang mengunggah di media sosial tentang kasus kekerasan seksual yang begitu marak terjadi di transportasi umum,” tuturnya saat diwawancarai oleh tim Amanat.id, Sabtu (8/2).

Bahkan, ia mengaku menyaksikan secara langsung orang terdekatnya menjadi korban pelecehan seksual.

“Saya juga pernah menyaksikan secara langsung orang terdekat saya mengalami pelecehan seksual yang berimbas orang itu mengalami gejala trauma sampai saat ini,” ujarnya.

Roafa menuturkan sempat kebingungan mengapa perempuan selalu menjadi objek pelecehan seksual.

“Kenapa selalu perempuan yang dilecehkan, apakah perempuan tidak seberharga itu,” katanya.

Dirinya menyayangkan pandangan masyarakat yang seringkali memojokkan posisi perempuan.

“Terkadang perempuan yang menjadi korban, sering disalahkan oleh masyarakat sebagai penggoda,” imbuhnya.

Dalam penyusunan skripsinya, Roafa menceritakan bahwa sempat kesulitan ketika merubah lokus penelitian dengan alasan tertentu.

“Salah satu kendala saya yaitu bergantinya lokus penelitian dengan alasan yang tidak dapat disebutkan karena menyangkut nama baik instansi,” jelasnya.

Roafa mengatakan bahwa dirinya aktif di organisasi internal, yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi.

“Cuma aktif di HMJ Sosiologi dan selama satu periode pernah jadi kepala departemen,” katanya.

Roafa mengatakan bahwa dirinya beberapa kali mengikuti kegiatan organisasi di luar kampus.

“Beberapa kali juga pernah ikut kegiatan luar kampus seperti Gerakan Mengajar Desa (GMD) Jawa Tengah, Duta Inspirasi Indonesia dan yang paling berkesan menjadi panelis Dhaka Media Summit Bangladesh 2024,” tuturnya.

Ia membeberkan kunci menjaga keseimbangan anatara akademik dan kegiatan organisasi adalah mengerjakan secara proporsional.

“Dua-duanya bisa jalan bersamaan mungkin karena saya tipikal orang yang multitasking, tidak ada yang diutamakan dan tidak ada yang di nomor duakan,” tegasnya.

Pada saat belajar, Roafa menyarankan agar menerapkan implementasi dan analisa dari materi yang telah dipelajari di ruang kelas.

“Perlunya implementasi dan analisis materi yang telah di pelajari di ruang kelas pada objek di sekitar kita,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Geizka Arielta
Editor: Moehammad Alfarizy

Meski Dapat Catatan Tim Asesor, Perpustakaan UIN Walisongo Tetap Raih Akreditasi A
Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL
Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah
Hujan Deras Hari Pertama Sebabkan Rundown PBAK UIN Walisongo 2025 Berubah
Masih Ada Waktu! Pembayaran UKT UIN Walisongo 2023/2024 Diperpanjang
TAGGED:roafa nabila Mazinuin walisongowisuda 2025wisuda ke-95wisuda uin walisongowisudawan terbaik fisip
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Artikel

Realita yang Harus Dihadapi Setelah Wisuda

Redaksi SKM Amanat
6 Maret 2018
Resmi! Berikut 30 Daftar Nama Kru Magang SKM Amanat 2023
Meninjau Pengalaman Belajar Mahasiswa Disabilitas UIN Walisongo
Ini Syarat Pendaftaran Beasiswa Djarum Plus 2019
[Resensi Buku] Kerinduan para Burung Camar untuk Pulang
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wisudawan Terbaik FISIP, Angkat Isu Pelecehan Seksual Pada Perempuan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Wisudawan Terbaik FISIP, Angkat Isu Pelecehan Seksual Pada Perempuan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?