
Amanat.id- Peroleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.97, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Biologi, Safina Najata Ameliyani memperoleh gelar Wisudawan Terbaik Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada wisuda ke-101 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (22/8/2026).
Kerap disapa Amel, melalui skripsi berjudul “Identifikasi dan Analisis Hubungan Kekerabatan Fenetik Famili Asteraceae di Jalur Treking Curug Lawe Benowo, Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang” ia menemukan tanaman yang dianggap gulma ternyata memiliki banyak manfaat.
“Tugas akhir saya mengidentifikasi tumbuhan Famili Asteraceae yang sebelumnya dianggap gulma ternyata memiliki potensi pemanfaatan, salah satunya menjadi obat dan pakan,” jelasnya.
Di tengah penyelesaian tugas akhirnya ia sempat mendapati kendala seperti musim yang tidak mendukung hingga tempat penelitiannya tutup.
“Penelitian saya sempat tertunda di bulan Januari hingga Maret karena musim penghujan. Ditambah lagi waktu itu Curug Lawe sedang longsor dan ditutup sementara,” paparnya.
Amel mengaku sempat mengalami burnout saat menjalani penelitian.
“Halangan tersebut sempat membuat burnout karena teman-teman saya sudah menyelesaikan skripsinya, sedangkan saya belum,” ujarnya.
Namun, di sela kesulitannya ia mendapatkan teman-teman yang supportif.
“Walau begitu saya sangat beruntung karena dapat bertemu dengan teman-teman yang supportif hingga mau hujan-hujanan dan menemani di dalam lab,” lanjutnya.
Ia mengatakan bahwa selain berkuliah dirinya juga bekerja dan aktif organisasi.
“Saya dulu ikut Himpunan, selain itu mengajar les dan TPQ, kemudian weekendnya bekerja jaga angkringan,” terangnya.
Safina mengaku hal tersebut dilakukannya karena harus membiayai adiknya yang bersekolah.
“Kebetulan adik saya ada lima dan semuanya sekolah, jadi saya berinisiatif untuk meringankan beban finansial orang tua,” tuturnya.
Amel berpegang pada prinsip tidak membandingkan diri dengan orang lain sehingga dapat menyelesaikan skripsinya dengan baik.
“Salah satu motivasi saya adalah tidak membandingkan diri dengan orang lain, bagi saya bukan siapa yang cepat sampai, tapi siapa yang tidak menyerah,” pungkasnya.
Reporter: Ade Rizqi
Editor: Dinda Alfiani


