By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Alami Kecelakaan, Siti Nur Aisyah Berhasil Lulus Jadi Wisudawan Terbaik FEBI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoWisuda

Sempat Alami Kecelakaan, Siti Nur Aisyah Berhasil Lulus Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

Meski sempat mengalami kecelakaan dan harus pemulihan selama dua bulan, Siti Nur Aisyah berhasil meraih wisudawan terbaik FEBI

Last updated: 26 Mei 2026 8:43 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 25 Mei 2026
Share
SHARE
siti nur aisyah, wisudawan terbaik febi, wisuda uin walisongo, wisuda periode mei, uin walisongo
Potret Wisudawan Terbaik FEBI UIN Walisongo, Siti Nur Aisyah sedang berfoto dengan ijazah kelulusannya, Sabtu (23/5/2026).(Amanat/Dok Khusus).

Amanat.id- Di balik capaian predikat wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Siti Nur Aisyah menyimpan kisah perjuangan sekaligus penelitian yang mematahkan anggapan umum tentang lingkungan pesantren dan minat menabung di bank syariah pada wisuda ke-100 yang berlangsung di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (23/5/2026).

Aisyah lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 melalui skripsi berjudul “Pengaruh Kontrol Diri, Literasi Keuangan Syariah, dan Lingkungan Sosial terhadap Minat Menabung Santri di Bank Syariah.” Tema tersebut dipilih karena ia melihat masih banyak santri yang belum tertarik menggunakan bank syariah meski hidup di lingkungan pesantren dan kampus Islam.

“Aku ingin tahu sebenarnya apa yang memengaruhi minimnya minat mereka untuk menabung di bank syariah,” ungkapnya.

Dari penelitiannya, Aisyah menemukan bahwa lingkungan sosial pondok pesantren dan literasi keuangan syariah tidak selalu berpengaruh terhadap minat santri menggunakan bank syariah.

“Yang menarik, hasil penelitianku justru tidak sesuai teori. Lingkungan sosial pondok pesantren dan literasi keuangan syariah ternyata tidak berpengaruh terhadap minat santri menggunakan bank syariah,” ujarnya.

Di tengah persaingan yang ketat dengan teman-teman sekelas yang memiliki nilai hampir sama, ia sempat pesimis untuk meraih predikat terbaik. Namun, sejak awal perkuliahan, ia telah menargetkan menjadi wisudawan terbaik.

“Aku tidak menyangka bisa jadi wisudawan terbaik karena persaingan dengan teman sekelas sangat ketat dan aku sempat menyerah. Sejak awal kuliah aku memang punya target jadi wisudawan terbaik supaya bisa lanjut S2 gratis agar tidak membebani orang tuaku yang bekerja sebagai petani,” ujar Aisyah.

Perjalanan kuliahnya tidak selalu mudah. Pada awal perkuliahan, ia harus beradaptasi dengan jurusan Perbankan Syariah karena sebelumnya berasal dari jurusan IPA.

“Aku dulu anak IPA, jadi awal-awal merasa nggak cocok di jurusan ini dan harus beradaptasi belajar ekonomi, akuntansi, dan manajemen. Tapi, aku selalu berpikir kalau sudah mulai ya harus diselesaikan,” katanya.

Meski kuliah sambil mondok, ia tetap aktif di berbagai kegiatan, mulai dari organisasi hingga lomba tingkat nasional.

“Selama kuliah di Perbankan Syariah, aku aktif di organisasi, ikut lomba-lomba ekonomi syariah, seminar nasional, short course di Jogjakarta, sampai jadi presenter internasional dan lomba esai tingkat nasional,” ujarnya.

Di balik kegiatan yang padat, Aisyah memiliki prinsip sederhana dalam mengatur waktu. Baginya, kuliah tetap menjadi prioritas utama.

“Sedikit-sedikit dikerjakan terus. Jadi setiap ada waktu kosong langsung nyicil tugas karena kalau sudah sampai pondok biasanya sudah capek,” jelasnya.

Salah satu titik terberat yang ia rasakan selama kuliah terjadi pada semester tujuh. Saat seluruh berkas seminar proposal (sempro) telah siap dikumpulkan, ia justru mengalami kecelakaan.

“Ketika itu seluruh berkas sempro telah siap didaftarkan untuk sidang, aku justru mengalami kecelakaan dan harus menjalani operasi hingga proses pemulihan hampir dua bulan,” ungkapnya.

Kini, setelah resmi menyelesaikan studinya di UIN Walisongo, Aisyah bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan menjadi dosen.

“Aku ingin lanjut S2 dan jadi dosen agar ilmunya bisa bermanfaat untuk orang lain,” tutupnya.

Reporter: Fadhil Fatin
Editor: Irbah Fatin

Aplikasi untuk Mempermudah Pembuatan Makalah Menurut Ikbal Agustami
Perjuangan Mahfud Junaedi Capai Gelar Guru Besar Filsafat Pendidikan Islam
Prodi ISAI UIN Walisongo Gelar Pameran yang Pertama di Kalangan PTKIN
Kiat Sukses Berwirausaha Lewat Digital Marketing
Wabah Virus Hanta dan Penyebarannya di Indonesia
TAGGED:headlinesiti nur aisyahuin walisongowisuda periode meiwisuda uin walisongowisudawan terbaik febi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Wisuda

Nayyir, Bagikan Kiat Sukses Jadi Wisudawan Terbaik

Nabila
24 Agustus 2021
Penulis Menjerat Gus Dur: Jadilah Orang yang Berani Mengungkap Sejarah
Lawan Ketakutan dan Keraguan, Nilam Sukses Jadi Wisudawan Terbaik FDK
5 Tips Menghindari Kebiasaan Konsumtif Saat Belanja Online
Sempat Terhalang Ekonomi, Tak Halangi Sekar Sabet Wisudawan Terbaik FITK
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Alami Kecelakaan, Siti Nur Aisyah Berhasil Lulus Jadi Wisudawan Terbaik FEBI
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sempat Alami Kecelakaan, Siti Nur Aisyah Berhasil Lulus Jadi Wisudawan Terbaik FEBI
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?