By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Salah Mengungkapkan Kekesalan di Media Sosial, Mengancam Hubungan Pertemanan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Ilustrasi story whatsapp
MilenialTeknologi

Salah Mengungkapkan Kekesalan di Media Sosial, Mengancam Hubungan Pertemanan

Last updated: 31 Maret 2019 7:28 pm
Afridatun N
Published: 29 Maret 2019
Share
SHARE
Ilustrasi story whatsapp

Setiap orang pasti punya cara tersendiri untuk mengungkapkan suatu kekecewaan atau kegelisahan terhadap sesuatu. Masyarakat sebelum kelahiran media sosial mungkin melakukan kegiatan itu dengan cara curhat (curahan hati) dengan teman, keluarga, tetangga, atau saudara. Namun, semenjak kehadiran media sosial, masyarakat memiliki medium baru yang memudahkan di satu sisi, dan mengkhawatirkan di sisi lain.

Kita tahu, fungsi media sosial tidak hanya sebatas komunikasi jarak jauh. Ia juga dapat digunakan penggunanya untuk mengekspresikan segalanya, termasuk perasaan. Berawal dari beberapa story teman saya di WhatsApp yang pernah saya baca, mereka menjadikan media pelampiasan untuk mengungkapkan kekesalan dari apa yang telah dialami. Bukan hanya di WhatsApp, akun media sosial yang lain seperti Facebook, Twitter, maupun Instagram juga banyak saya jumpai hal yang sama. Lantas apakah yang kita lakukan akan menyelesaiakan kekesalan atas permasalahan yang sedang dialami?

Tentu tidak. Kadang hal itu malah memperkeruh suasana. Ketika perasaan diungkapkan ke ruang publik (baca: media sosial), ia telah menjadi teks yang tak tunggal. Semua orang yang melihatnya, akan menafsirkan sesuai dengan kecenderungannya masing-masing. Maka besar kemungkinan, teman kita di dunia nyata yang melihatnya akan memiliki tafsir yang berbeda-beda, yang tak jarang jauh dengan apa yang kita maksudkan.

Dampaknya, mungkin teman kita akan merasa bahwa dirinyalah yang dimaksudkan oleh story atau cuitan kita di media sosial. Ini merupakan bibit awal kerenganggan. Yang lebih parah adalah ketika sudah terjadi yang namanya, perang story. Sebuah tindakan pecundang yang sebenarnya tidak patut untu dipertontonkan.

Padahal ada cara lain untuk menyelesaiakan kekesalan yang dialami. Bisa dengan cara membicarakan sesuatu yang dianggap menjadi penyebab kekesalan tersebut. Jika sumbernya dari teman, ajak ngobrol dia. Selesaikan baik-baik, tak ada untungnya juga kan, berseteru?

Alternatif selanjutnya, anda bisa mencari seseorang teman yang kamu anggap bisa memberi solusi atas permasalahan yang sedang kamu alami.

Seperti dilansir dari laman klikdokter.com, Dr. Spiegel, Ketua Psikiatri dan Ilmu Perilaku di Standford University mengatakan, “faktanya, berbicara dengan seseorang dapat membantu meringankan beban dan mengurangi stres. Manusia adalah makhluk sosial, sehingga berbicara dengan orang lain dapat menjadi sumber dukungan dan bantuan.”

Jadi, ungkapan kekesalan di media sosial tak akan menyelesaikan masalah. Tetapi hanya akan menjadi konsumsi publik semata. Dampak lainnya yakni, kepribadianmu akan terlihat, dari aktivitas unggahanmu di media sosial.

Jika kebiasaan tersebut tidak segera dihentikan, tidak menutup kemungkinan akan memunculkan kebiasaan buruk lainnya. Seperti mengunggah sesuatu yang sebenarnya adalah privasi.

Penulis: Afridatun Najjah

Menimbang Kembali Gunakan MBTI untuk Cek Kepribadian
7 Cara Atasi Homesick Anak Rantau Saat Ramadan
Mengapa Seseorang Mudah Menghujat di Media Sosial?
Healing; Menyembuhkan Luka atau Sekadar Mencari Kesenangan?
Mandiri Secara Finansial Satu-Satunya Bukti Sukses?
TAGGED:dampak sosial mediasosial mediastory whatsapp
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Kenalkan Prodi Kemasyarakat, PMI Selenggarakan Lomba Rebana se-Jateng

Redaksi SKM Amanat
5 Desember 2017
2 Jurusan di UIN Walisongo Adakan Pagelaran Pengganti UAS
Mahasiswa Wajib Tahu, Ini Tips Agar Presentasi Kamu Berjalan Efektif
[Indept] Sejauh Mana Resesi Berdampak pada Kebijakan UKT
Tips Sukses Public Speaking ala Eva Risti Winata
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Salah Mengungkapkan Kekesalan di Media Sosial, Mengancam Hubungan Pertemanan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Salah Mengungkapkan Kekesalan di Media Sosial, Mengancam Hubungan Pertemanan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?