By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Donny Danardona Hadir dalam Diskusi Film Eksil, Tekankan Pentingnya Bahasa Indonesia untuk Perkuat Nasionalisme
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
donny danardono, diskusi film, universitas katolik seogijapranata, bahasa indonesia, nasionalisme
Donny Danardono (kiri) sedang menyampaikan materi dalam acara Nobar dan Diskusi Film Eksil di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas UNIKA Soegijapranata, Jumat (6/2/2026). (Amanat/Tasya).
RegionalWarta

Donny Danardona Hadir dalam Diskusi Film Eksil, Tekankan Pentingnya Bahasa Indonesia untuk Perkuat Nasionalisme

Donny Danardono dalam diskusi dan Nobar Film Eksil mengatakan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia merupakan upaya memupuk nasionalisme serta sebagai media pemersatu bangsa

Last updated: 10 Februari 2026 10:53 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 10 Februari 2026
Share
SHARE
donny danardono, diskusi film, universitas katolik seogijapranata, bahasa indonesia, nasionalisme
Donny Danardono (kiri) sedang menyampaikan materi dalam acara Nobar dan Diskusi Film Eksil di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas UNIKA Soegijapranata, Jumat (6/2/2026). (Amanat/Tasya).

Amanat.id- Universitas Katolik Soegijapranata berkolaborasi dengan Lola Amaria Production menggelar acara Nobar (Nonton bareng) dan diskusi film Eksil sebagai bentuk penggalangan dana untuk bencana banjir di Aceh, Jumat (6/2/2026).

Dosen Prodi Ilmu Hukum UNIKA Soegijapranata, Donny Danardono turut hadir sebagai salah satu narasumber acara tersebut membahas Eksil yang dimaksud dalam film.

“Eksil adalah para mahasiswa yang dikirim oleh Soekarno untuk kuliah di luar negeri, namun pada zaman Soeharto mereka dianggap terlibat dengan PKI, kemudian status kewarganegaraan mereka dicabut paksa,” ungkapnya.

Donny menjelaskan meski para eksil telah berganti kewarganegaraan, mereka masih memiliki nasionalisme yang tinggi terhadap Negara Indonesia.

“Berbeda dengan orang Kurdistan yang langsung berbaur setelah berpindah kewarganegaraan, Eksil cenderung merasa berat hati, bahkan ada yang langsung membeli komputer sebagai bentuk kepedulian mengenai perkembangan Indonesia,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa para Eksil sangat merindukan Indonesia, meski mereka berada di negara lain.

“Ada Eksil yang menanam pohon pisang dan bambu di dalam rumah sebagai bentuk mengobati rasa rindu terhadap Indonesia,” ujarnya.

Donny memaparkan saat ini anak muda perlahan kehilangan rasa nasionalismenya akibat percampuran bahasa.

“Saat ini ada yang namanya logat jaksel, yaitu percampuran antara Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris. Mereka malu menggunakan Bahasa Indonesia tapi juga tidak mampu jika sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris,” jelasnya.

Bagi Donny, akar dari terpupuknya rasa nasionalisme adalah dengan berbahasa.

“Bagi saya akar dari nasionalisme itu bahasa. Dulu sebelum sumpah pemuda terjadi, masyarakat hanya menggunakan bahasa daerah masing-masing sehingga sulit berkomunikasi. Setelah Bahasa Indonesia disahkan seluruh masyarakat bisa bersatu karena menggunakan bahasa yang sama,” terangnya.

Ia mengatakan bahwa tidak semua negara memiliki bahasa persatuan seperti Bahasa Indonesia.

“Negara tetangga kita Singapura memiliki tiga etnis yang ketika ada pengumuman itu harus menggunakan tiga bahasa, saya tidak tahu bagaimana nasionalisme terbentuk di sana,” tambahnya.

Ia berpesan agar nasionalisme bisa terus terpupuk dengan penggunaan bahasa yang baik sesuai kaidah.

“Untuk menjaga nasionalisme di zaman sekarang, kita perlu menggunakan Bahasa Indonesia yang benar tanpa dicampur-campur,” tutupnya.

Reporter: Putri Natasya Islamadina
Editor: Ragil Alfiyyah

Mahasiswa UIN Walisongo Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19
Paulus Widiyantoro: 4 Syarat Lakukan Kampanye di Kampus
Ketua SEMA UIN Walisongo Disebut Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Kenapa?
Pentingnya Pelajari Kajian Marxisme Menurut Dede Mulyanto
UKM PSHT Raih 2 Medali Perak dalam Ajang Pomprov Jateng
TAGGED:bahasa indonesiadiskusi filmdonny danardonoheadlinenasionalismeuniversitas katolik seogijapranata
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Budaya ngopi, Manfaat kopi bagi tubuh, Tren ngopi mahasiswa, Manfaat kandungan kopi, Budaya ngopi mahasiswa
KolomLifestyleMilenial

Budaya Ngopi Mahasiswa dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Riska Ayu Maharani
17 Mei 2024
Kebebasan Manusia Tercekal Dogma Agama
Youtube VS Televisi, Siapa yang Akan Mati?
Penyesuaian UKT UIN Walisongo Tahun 2022 Dibuka. Simak Selengkapnya!
Alasan Mahasiswa Wajib Paham Investasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Donny Danardona Hadir dalam Diskusi Film Eksil, Tekankan Pentingnya Bahasa Indonesia untuk Perkuat Nasionalisme
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Donny Danardona Hadir dalam Diskusi Film Eksil, Tekankan Pentingnya Bahasa Indonesia untuk Perkuat Nasionalisme
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?