
Dalam telinga yang berdengung
Katanya aku dirindukan
Tapi, perilakuku saja seperti tak menirumu
Imanku seperti sampan di tengah laut
Yang menunggu tumbang
Tentu aku tau itu
Lalu bagaimana aku dirindukan?
Cinta Nya saja ku abaikan
Waktu dibuang untuk duniawi
Yang katanya tak dibawa mati
Tapi, aku masih saja mengerjakannya
Setiap hari Tuhan memberi kesempatan
Apakah Dia ingin aku kembali?
Dalam dengung yang sebenarnya tak ku mengerti
Semarang, 17 November 2025
Dwi Endang Setyorini (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)


