By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Alasan Pelarangan Memotret dan Bermain Ponsel di SPBU
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Teknologi

Ini Alasan Pelarangan Memotret dan Bermain Ponsel di SPBU

Last updated: 11 Juli 2018 7:25 pm
Fajar Bahruddin Achmad
Published: 20 Mei 2018
Share
SHARE
Ilustrasi seseorang bermain ponsel (dok.internet).

Skmamanat.com- Saat Anda tengah mengisi bensin di SPBU, akan terlihat beberapa gambar berupa larangan seperti merokok, menyalakan api, memotret dan bermain ponsel.

Jika perbuatan merokok dan menyalakan api jelas berbahaya, karena keduanya dapat menyebabkan kebakaran. Bagaimana dengan larangan memotret dan bermain ponsel? Ternyata kedua perbuatan itu, turut berbahaya apabila dilakukan di area SPBU.

Berikut ulasan lengkapnya:

Memotret/ Menggunakan Kamera

Perlu Anda ketahui, ternyata menggunakan kamera saat berada di SPBU dapat memicu terjadinya ledakan. Kenapa?

Sebab saat pengendara sedang mengisi bahan bakar, muncul area yang beruap (benzena) di sekitar tangki pengisian. Uap itu lantas bercampur dengan udara.

Lantas terjadinya ledakan, ketika uap yang bercampur udara itu bertemu dengan energi kamera. Jelasnya, energi itu bersumber dari baterai kamera yang dapat menghasilkan percikan api.

Bermain/ Mengenakan Ponsel

Bermain ponsel pun, turut menimbulkan bahaya terjadinya ledakan. Penyebabnya, karena ponsel mengeluarkan frekuensi yang cukup tinggi dan bunga api berukuran satu mikron, setara dengan seperseratus milimeter.

Percikan api itu, disebabkan karena adanya perbedaan potensial tegangan yang cukup tinggi, dan terjadi di sekitar antena koil.

Tidak sebatas itu, ledakan juga dapat terjadi karena Light Emitting Diode (LED) yang dipakai pada ponsel untuk mengeluarkan cahaya. Saat LED menyala, maka dapat menimbulkan pijar. Kedaan itu diperburuk jika udara yang ada sudah cukup jenuh dengan benzena. Bensin jadi lebih mudah terbakar oleh perecikan api.

Dengan demikian, tidak hanya merokok dan menyalakan api saja, namun memotret dan bermain ponsel pun dapat menyebabkan kebakaran. Jika Anda sudah membaca artikel ringan ini, maka mulai sekarang patuhilah larangan di SPBU.

Penulis: Fajar Bahruddin A.

Ini Lho 5 Aplikasi Edit Video Pemula Terbaik Tahun 2020
Abdullah Muadz Ciptakan Aplikasi ‘Sijek’ untuk Mahasiswa UIN Walisongo
6 Tips Agar Sifat Borosmu Tidak Mengganggu Komitmen untuk Menabung
Ketahanan Lintas Generasi dalam Dunia Kerja
Strawberry Parents: Pola Asuh Masyarakat Modern?
TAGGED:Bahaya menggunakan ponsel atau gawaiPenyebab SPBU KebakaranPonsel dan gawai menyebabkan kebakaran
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
FUHUM UIN Walisongo, Akreditasi Prodi FUHUM, Akreditasi FUHUM UIN Walisongo, Akreditasi Prodi, UIN Walisongo
AkademikUIN WalisongoVaria Kampus

Tertarik Masuk FUHUM UIN Walisongo? Cek Akreditasinya di Sini!

Redaksi SKM Amanat
23 Maret 2025
Muhammad Da’i: Kelayakan Penerima KIP Didasarkan pada Mahasiswa yang Berkontribusi
Jadwal Lengkap Seleksi IPPBMM 2018
Terapkan Tiga Manajemen Kiainya, Fajar Berhasil Jadi Wisudawati Terbaik FDK
Mengenal Impulsive Buying dan Karakteristiknya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Alasan Pelarangan Memotret dan Bermain Ponsel di SPBU
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ini Alasan Pelarangan Memotret dan Bermain Ponsel di SPBU
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?