By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menjadi Pribadi yang Sehat Jasmani dan Rohani
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Mimbar

Menjadi Pribadi yang Sehat Jasmani dan Rohani

Last updated: 14 Januari 2020 11:17 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 14 Januari 2020
Share
SHARE
(Sumber foto: tampang.com)

Manusia itu dikarunia akal, hati, dan tubuh oleh Tuhan. Semua ini harus dirawat sebaik-baiknya. Akal perlu asupan yang bergizi dengan banyak membaca. Selain harus digunakan untuk berfikir, refleksi, dan kontemplasi. Tepat sekali apa yang disampaikan Rene Dercates; cogito ergo sum. Oleh sebab itu, gunakan pemikiran yang positif agar tetap sehat dan produktif.

Selain itu, manusia juga harus memenuhi nutrisi dan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Tentang menjaga pola makan ini, sangat penting dan sebisa mungkin harus menghindari makan-makanan yang haram, tak sehat. Apalagi sebagaimana hasil penelitian, bahwa “you are what you eat”.

Rachel Olsen juga menyatakan bahwa nutrisi berpengaruh pada kesehatan mental. Dalam tubuh manusia ada saraf VAGUS yang  menghubungkan fungsi lambung dan otak. Makanan tidak sehat (Fast Food, bakteri jahat dilambung akan meningkatkan gangguan asam lambung)–saraf VAGUS mengirim sinyal ke otak bahwa ada ketidakseimbangan, akhirnya membuat kita tidak nyaman dan mudah tersinggung. Jika dibiarkan secara terus menerus akan menyebabkan kesehatan mental terganggu.

Kemudian jika depresi, seseorang akan mengalami bentuk gangguan jiwa yang dipengaruhi oleh stres psikososial.

Stres akan memicu beberapa penyakit: obesitas, diabetes, diare dan jantung. Apabila stres, maka otak akan melepaskan asam lebih banyak ke perut. Memicu diare, dehidrasi, dan menyebabkan gagal ginjal dan kerusakan saraf.

Untuk hidup seimbang dan menormalkan kondisi depresi serta menghindari stres berlebihan, manusia perlu meningkatkan spritualitas dan menata hati. Strategi jitu untuk menjaga hati adalah senantiasa mawas diri dari segala hal yang bisa merusak mahkota keindahan manusia.

Sehingga mampu menahan sikap-sikap yang menjauhkan dari keluhuran sebagai khalifah di muka bumi; seperti sifat hasud, buruk sangka, dan dengki. Meskipun sikap-sikap ini, menurut Imam Haris Al-Mahasibi susah untuk dihindari; “wa’lam annaka masbuqun ila dzamirika bi al-hasadi wa sui al-dzanni wa al-hiqdi faj’al al-muraja’ati syughlan laziman”.

Begitu pula dengan dzikir, yang membuat manusia mampu menginternalisasi sekaligus menggetarkan hatinya untuk senantiasa dekat dan mengerti “sangkan paraning dumadi”, sehingga lebih mudah bersyukur dan mengingat eksistensi dirinya di dunia yang hanya sementara ini.

Ibnu Sina atau yang terkenal dengan sebutan Avicenna (428/1037), memberikan tips jitu agar bisa berdzikir atau berdo’a secara berkualitas bahkan bisa mencapai pada derajat yang paling tinggi. Yaitu melalui perenungan dengan kalbu yang murni, yang terlepas dari semua hasrat keduniawian, tidak terpaku dengan sikap-sikap jasmaniah, melainkan gerak-gerik jiwa.

Sehingga hatinya pun akan tenang dan tentram.  Tepat sekali apa yang digambarkan  dalam Alqur’an bahwa “orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS Al-Ra’d ayat 28). Hati tenang berfungsi positif dan menghindarkan manausia dari segala macam penyakit.

Pendek kata seseorang yang mampu menyeimbangkan antara olah pikir, olah rasa, dan olah raga dengan memenuhi makanan yang “halalan thayyiban” serta penuh nutrisi, vitamin, dan gizi maka akan memperoleh kesehatan jasmani dan rohani yang sempurna.

Penulis: Syamsul Ma’arif
(Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo)

5 Rekomendasi Buah Usai Puas Konsumsi Daging Kurban
Meneladani Toleransi Rosul
Makan Junk Food Sama Dengan Makan Sampah?
Mediokritas dalam Gejala Popularisme-Populisme Islam
Dilema Agama dan Etika
TAGGED:hidup sehatpola makansehat jasmanisehat rohani
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
pembayaran ukt, ukt semester genap, ukt, ukt uin walisongo, uin walisongo
UIN Walisongo

Kasus Kekerasan Seksual Kembali Mencuat, DEMA UIN Walisongo Tegaskan Komitmen Perlindungan Korban

Azkiya Salsa Afiana
13 Maret 2026
Tanpa Kata
Ibu Jadi Motivasi Yudy Raih Gelar Wisudawan Terbaik FSH
Habib Syafi’i dan Majelis Dzikir Hubbun Nabi Ramaikan FEBI dan PBAS Berselawat
Kuliah 8 Semester Lebih, Mukhlis Berhasil Sandang Predikat Wisudawan Terbaik FPK
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Menjadi Pribadi yang Sehat Jasmani dan Rohani
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Menjadi Pribadi yang Sehat Jasmani dan Rohani
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?