By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL

Last updated: 18 Juli 2018 3:47 pm
Wiwid Saktia
Published: 19 Januari 2017
Share
SHARE
KURSUS BAHASA INGGRIS: Suasana kursus Bahasa Inggris di salah satu lembaga bahasa yang ada di Pare

Amanat – Desa Tegalsari, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi tempat persinggahan Ahmad Azmi Hidayatullah beserta ketiga rekannya. Keempat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang tersebut, mengaku menyengaja datang ke Pare untuk belajar Bahasa Inggris.

Azmi, mahasiswa semester 4  yang tengah menempuh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), mengatakan kedatangannya di Pare untuk persiapan dalam menghadapi Test of English as Foreign Language (TOEFL). Azmi mengaku mengambil program TOEFL di lembaga kursus Language center (LC).
“Program ini sengaja saya ambil untuk menunjang kemampuan dalam TOEFL. Sebelum menghadapi skripsi, TOEFL harus sudah lulus,” kata Azmi saat ditemui di lembaga LC, Rabu (18/1).
Azmi mengatakan, belajar Bahasa Inggris di Pare lebih efektif jika dibandingkan belajar di kampus, karena dalam satu hari ia bisa mengambil empat kelas TOEFL.
“Di Pare, mudah sekali membangun konsentrasi dalam belajar Bahasa Inggris. Terlebih, saya selalu merasa terpacu oleh teman-teman satu kelas di LC,” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh Miftahul Mahrus, mahasiswa semester 2 PBI UIN Walisongo Semarang. Ia datang ke Pare untuk mempersiapkan TOEFL sebelum memulai penulisan skripsi. Sekalipun terkesan masih semester awal, Miftah sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi TOEFL dengan mengikuti program grammar dasar.
“Selain fasilitas dan metode belajarnya baik, suasananya pun kondusif. Jadi belajar di Pare itu lebih membantu dalam penguasaan skill Bahasa Inggris,” katanya.
Miftah mengatakan, orang yang belajar di Pare datang dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu pula memotivasi tiap orang yang datang untuk lebih giat dalam belajar.
“Dengan adanya teman baru, tentu kita tidak akan lupa niat awal datang ke Pare,” katanya.
Wiwid Saktia N.

Mahasiswa Gizi Adakan Festival Kopi Perdana di UIN Walisongo
Mencari Cuan di Tengah PBAK Berujung Ricuh
Jusuf Kalla Akan Hadiri PAg ke-XVI Kopma UIN Walisongo
Ahmad Tohari: Asalkan Mau Berproses, Semua Orang Bisa Jadi Sastrawan
Pentingnya Kolaborasi di Indonesia, Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ISAI UIN Walisongo, ARTCHI ISAI UIN Walisongo, FUHUM UIN Walisongo, Nurman Hakim
UncategorizedVaria Kampus

ISAI UIN Walisongo Undang Sutradara Nurman Hakim dalam Acara ARTCHI

Redaksi SKM Amanat
6 Februari 2024
Mendung dan Gerimis, Hilal 1 Zulhijah Tidak Terlihat di Planetarium UIN Walisongo
Bisa Jadi, Orang Emosi-an Bukan Karena Kurang Ngopi, Tapi Kurang Gosip
Menelusuri Penyebab Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan
Hasil Monev Layanan Kemahasiswaan: Masih Banyak Dokumen yang Kurang
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?