By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Kata Dekan FISIP UIN Walisongo soal Lawatan Raja Salman ke Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Ini Kata Dekan FISIP UIN Walisongo soal Lawatan Raja Salman ke Indonesia

Last updated: 18 Juli 2018 3:37 pm
Syafiun Najib
Published: 6 Maret 2017
Share
SHARE
Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud di beranda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017). Joanito De Saojoao/Suara Pembaruan (pool fotografer)
Kedatangan Raja Salman ke Indonesia menyita perhatian masyarakat. Mulai dari jumlah rombangan, fasilitas, hingga jumlah investasi Arab saudi menjadi perbincangan. Salah satu yang mengomentari kedatangan Raja Arab Saudi tersebut adalah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo, Muhyar Fanani.
Dia mengatakan, dalam politik, kunjung mengunjungi itu hal yang bagus. Tapi, politik itu sarat kepentingan. Maka kita harus tetap melihat kepentingan Saudi terhadap RI dalam peristiwa kunjungan itu.
Saudi, lanjut Muhyar, saat ini sedang defisit anggaran akibat harga minyak turun drastis. Mereka ingin melepaskan ketergantungannya pada minyak dengan merintis bisnis non minyak dengan negara lain.
“Selain itu, Saudi sedang cari dukungan untuk merebut pengaruh di negara asia terutama yg muslim agar bisa menekan pengaruh Iran, musuh bebuyutannya di kawasan Timur Tengah,” kata dia kepada skmamanat.com melalui pesan WhatsApp.
Mantan Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Walisongo tersebut berharap, agar sikap pemerintah Indonesia dalam menangani hal ini harus tepat.
Muhyar memberi catatan, bahwa Arab Saudi memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia. Padahal, itu menjadi agenda penting Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi kita. Sayangnya, Arab Saudi justru menyerang Yaman, mendukung milisi sipil di Suriah, kurang mendukung kemerdekaan Palestina, dan enggan bersikap tegas pada Israel.
“Tapi kita tidak boleh lupa bahwa kita pun punya kepentingan agar Saudi bisa menguntungkan kita dalam hal politik dan ekonomi,” kata Muhyar.
Meski begitu, hubungan bilateral dua negara ini, menurut orang nomor satu di FISIP itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dalam bidang ekonomi, Indonesia bisa mendapat akses pasokan minyak beserta kilangnya.
“Kita pun bisa mengekspor komoditas yang dibutuhkan oleh Saudi baik dalam hal makanan, bahan mentah, hingga pariwisata,” pungkasnya.
M. Syafiun Najib
Lagi, Tiga LPM Semarang Raih Penghargaan ISPRIMA 2020
Alihkan Kekurangan dan Fokus pada Kelebihan
Rumus Berdamai dengan Diri Sendiri di Bulan Ramadan
Sulaiman Jelaskan Keterkaitan Beribadah dan Bekerja di Bulan Ramadan
Demo 13 April Aliansi Rakyat Jawa Tengah Menggugat, Berjalan Tertib
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Lifestyle

Strategi Membuat Bacaan Kita Melekat Lama

Mohammad Hasib
1 Desember 2021
Aku bukan “aku”
Ketua Dema Menghimbau Mahasiswa Baru Hidupkan Nalar Kritis
Serba-Serbi Pemilwa UIN Walisongo; Banyaknya Calon Tunggal hingga Selalu Diwarnai Represifitas
5 Lulusan Non IT UIN Walisongo Rintis Aplikasi Ojol “Finsend”
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ini Kata Dekan FISIP UIN Walisongo soal Lawatan Raja Salman ke Indonesia
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ini Kata Dekan FISIP UIN Walisongo soal Lawatan Raja Salman ke Indonesia
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?