By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Profesor Asal India Pertegas Visi Kesatuan Ilmu di UIN Walisongo
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Profesor Asal India Pertegas Visi Kesatuan Ilmu di UIN Walisongo

Last updated: 18 Juli 2018 3:21 pm
Iin Endang Wariningsih
Published: 13 April 2017
Share
SHARE
Prof. Ananta Giri dari Madras Institute of Development India menyampaikan  kuliah umumnya di depan mahasiswa UIN Walisongo, Rabu (12/04) petang.

Skmamanat.com – Manusia mungkin hanya butuh waktu enam jam tidur ketika mengantuk. Namun, manusia bisa tertidur bertahun-tahun dalam spiritual. Hanya gerakan ilmu pengetahuan dan agama yang dapat membangunkannya.

Demikian Prof. Ananta Giri dari Madras Institute of Development India mengawali kuliah umumnya dengan mahasiswa UIN Walisongo, Rabu (12/04) petang.

Acara yang bertempat di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 itu, dihadiri oleh Suparman Syukur Wakil Rektor 2, perwakilan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) universitas, mahasiswa bidikmisi, dan seorang penerjemah.

Dengan mengangkat tema “Research as realization Science, Spiritualy and Harmony”, Ananta manegaskan pentingnya kesatuan ilmu pengetahuan dan agama.

“Ilmu pengetahuan dan agama adalah gerakan untuk membangunkan spiritual manusia,” ujarnya.

Pembahasan mengenai kesatuan ilmu yang merupakan salah satu visi kampus ini, membuat antusiasme peserta tinggi. Ini terlihat ketika sesi tanya jawab. Banyak peserta mengajukan pertanyaan. Salah satunya, Riski Kurniawan mahahasiswa jurusan S1 perbankan Syariah.

“Jika ilmu pengetahuan lebih maju Barat dan agama lebih hidup di Timur, manakah yang lebih penting dan didahulukan dari keduanya?” tanya Riski.

Ananta dengan tegas menjawab, keduanya tidak dapat dibedakan atau dipisahkan. Ilmu dan agama telah berjalan beriringan, pun begitu di Indonesia.

“Jika kita lihat kebudayaan Indonesia memiliki beragam agama. Namun, perlu diperhatikan masyarakat Indonesia telah unggul dalam ilmu pengetahuan pula. Misalnya, sistem  terasering dan irigasi yang sudah ada sejak dahulu menjadi bentuk ilmu pengetahuan yang tidak dapat dianggap remeh,” jelasnya.

Reporter   :Iin Endang Wariningsih
Editor       :Sigit Aulia Firdaus

Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun
Dibuka Tahun 2024, Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Sedang dalam Persiapan
BPJS Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika UIN Walisongo Beri Kelonggaran Pembuatan JKN
Fasilitas Perpustakaan bagi Mahasiswa Disabilitas UIN Walisongo Masih Belum Merata
Ahmad Ismail Tekankan 2 Hal Penting bagi Para Guru Profesional
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Kakang Mbakyu FDK, Siap Wakili Kangmas Denok 2018

Redaksi SKM Amanat
10 April 2018
Mahasiswa UIN Walisongo Soroti Ketidakjelasan Informasi Banding UKT 2024
Membongkar Misteri Janggal di Indonesia
SKM Amanat Raih Dua Gold Winner Sekaligus di Ajang ISPRIMA 2022
Potongan UKT 50% Hanya Berlaku untuk Mahasiswa Semester 14
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Profesor Asal India Pertegas Visi Kesatuan Ilmu di UIN Walisongo
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Profesor Asal India Pertegas Visi Kesatuan Ilmu di UIN Walisongo
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?