By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Diskusi Selapanan Anggoro Manis: Kitab Fafiruilallah Jadi Pengingat Hari Akhir
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Diskusi Selapanan Anggoro Manis: Kitab Fafiruilallah Jadi Pengingat Hari Akhir

Last updated: 16 Maret 2020 12:41 am
Ibnu A
Published: 30 Maret 2018
Share
SHARE

Skmamanat.com – Pusat Pengkajian Islam dan Budaya Jawa (PPIBJ) adakan diskusi selapanan anggoro manis dengan tema “Kejayaan Warisan Generasi Warisan Walisongo” di Walisongo Hall Research Center (WHRC) Kampus I UIN Walisongo Semarang. Dalam diskusi tersebut dibahas mengenai Kitab Fafiruilallah yang menjadi pengingat adanya hari akhir zaman, Selasa (27/3).

Dunia digambarkan seperti cokro manggilingan – perputaran roda. Maksudnya adalah semua kejadian dalam kehidupan manusia akan terus berulang sampai Tuhan berkehendak untuk menghentikannya.

Bagi Akhwan Fanani, pembicara diskusi, hal itu setara dengan siklus kehidupan yang terus berjalan seiring dengan waktu. Hal tersebut bisa dilihat dari permasalahan krisis kecil hingga berat, kemudian mengalami masa pembersihan sosial dan kembali baru lagi.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas eskalogi atau studi tentang hari akhir dalam ajaran Hindu yang dikenal sebagai bagian dari kronologi dunia. Dalam Islam dikenal dengan turunnya Imam Mahdi untuk meneguhkan agama Islam dan menghancurkan kemungkaran fitnah Dajjal.

Dalam kitab yang ditulis dengan huruf pegon itu juga dibahas mengenai tanda-tanda datangnya hari kiamat, baik itu sugro (kecil) maupun qubro (besar). Kiamat qubro ditandai dengan munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa, keluarnya Ya’jud dan Ma’jud, terbitnya matahari dari barat, muncul dabbah atau binatang pembawa pesan datangnya hari kiamat, keluar asap, sampai keluarnya api yang diiringi dengan rusaknya alam semesta.

Lanjut Akhwan, sedangkan tanda-tanda kiamat sugro yakni terbelahnya rembulan pada zaman Nabi Muhammad dan mulai muncul zaman kewalik (terbalik) sampai zaman sangsara (susah). Bila dipikir ulang, tanda-tanda kiamat sugro sudah dimulai sejak zaman nabi Muhammad.

“Saat ini kita sudah mendekati hari kiamat” tambah Akhwan.

Akhwan juga menambahkan bahwa karangan kitab Fairuillallah juga berfungsi sebagai peringatan agar manusia kembali ke jalan yang benar dan menjadi yang lebih baik.

Reporter: Ibnu Abdillah
Editor: Wiwid Saktia

Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI
Diwisuda, 256 Wisudawan FITK UIN Walisongo Siap Bermasyarakat
Rayakan Harlah ke-3 FST Gelar Saintek Bersholawat
Minimnya Informasi Denah Lokasi Sebabkan Fuhum Bersholawat Sepi Peminat
Ini Alasan PPB UIN Walisongo Keluarkan Jadwal Khusus Ujian TOEFL-IMKA
TAGGED:Akhawan FananiHari KiamatKitab FafiruilallahPengingat Hari Akhir
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Berusaha Maksimal, Anggota Menwa UIN Walisongo Berhasil Juarai Lomba Lari Tingkat Nasional

Vina Ulkonita
8 Mei 2018
Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun
Tips Agar Mata Tetap Sehat Meski Bekerja di Depan Komputer
Membaca dan Menelaah Falsafah Mandor Klungsu
Merasa Salah Jurusan? Begini Caranya Pindah Jurusan di UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Diskusi Selapanan Anggoro Manis: Kitab Fafiruilallah Jadi Pengingat Hari Akhir
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Diskusi Selapanan Anggoro Manis: Kitab Fafiruilallah Jadi Pengingat Hari Akhir
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?