By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Tips Menyulap Rasa Malas Menjadi Produktif
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Lifestyle

Tips Menyulap Rasa Malas Menjadi Produktif

Last updated: 14 Desember 2021 11:41 pm
Ridho Alamsyah
Published: 13 Desember 2021
Share
SHARE
Sumber: Berkeluarga.com

Rasa malas adalah musuh terbesar dalam hidup yang tak semua orang mampu menghadapinya. kita dibuat tak sadar oleh rasa yang muncul secara tiba-tiba dan berkala itu.

Kita mungkin mengamini bahwa rasa malas adalah sifat manusiawi. Namun apa jadinya jika rasa malas itu terus-menerus dibiarkan? Bukankah itu akan menghambat kinerja dan kesuksesasnmu?

Dalam self-determination theory, salah satu alasan seseorang malas melakukan sesuatu adalah kurangnya motivasi intrinsic.

Sardiman dalam bukunya Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar (2014:89) mengemukakan bahwa motivasi Intrinsik adalah motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya sehingga tidak perlu rangsangan dari luar, karena dari dalam diri individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.

Untuk menciptakan motivasi intrinsik yang mampu mengubah rasa malas menjadi produktif, alangkah baiknya kita mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

Kerjakan hal paling mudah

Terkadang kita memandang sesuatu pekerjaan sebagai tugas yang berat. Saat itulah, otak akan merespon hal tersebut menjadi suatu hal yang memberatkan bagi kita.

Kita tak perlu bekerja mengejar target yang terlalu tinggi. Kita hanya perlu membuat dan mengatur sistem pekerjaan dari yang paling mudah.

Teknik ini sebenarnya tidak hanya berlaku dalam mengatasi rasa malas, tetapi juga dalam semua aspek kehidupan. Kita bisa mengadopsi teknik ini dan menerapkannya dalam setiap keputusan yang kita buat.

Memikirkan dampak

Pentingnya memikirkan dampak keseringan terjebak dalam kemalasan adalah hal paling logis untuk kita yang masih malas-malasan. Apa yang kita lakukan hari ini akan berpengaruh di masa depan.

Bisa jadi, kemalasanmu hari ini adalah kegagalanmu hari esok. Jadi berhentilah untuk menganggap kemalasan tak memiliki dampak di kemudian hari.

Berfikir Positif

Membentuk pikiran yang positif ketika berada dalam kemalasan sama halnya menumpuk kemalasan. Otak dan pikiran kita terlalu nyaman dengan kondisi kemalasan dan sulit untuk berpikir positif.

Atau bahkan, terkadang kita cenderung menghakimi diri dengan seutas pertanyaan yang justru membuat diri menjadi semakin malas dan malas. Kita hanya perlu mengganti pertanyaan “Tidak mungkin saya bisa menyelesaikan ini” menjadi “Saya akan memberikan segalanya untuk mewujudkannya.

Jangan ragu memulai

Rasa malas yang sudah mengakar, akan membuat kita menunda pekerjaan. Atau menunggu sampai mood menjadi baik untuk kita kembali memulai sesuatu yang baru. Seperti ada rasa keragu-raguan yang selalu menghinggapi ketika kita berusaha bangkit dari rasa malas.

Namun, kita juga tak langsung menghakimi untuk mengatakan bahwa rasa malas itu tak selamanya buruk. Terkadang kita perlu bersantai sejenak dari segala aktivitas yang memberatkan.

Tapi ingat, jangan terlalu lama memelihara rasa malasnya ya !!!

Penulis: Ridho Alamsyah

5 Makanan Pemicu Jerawat
Saat Buku yang Kita Beli Tak Lagi Terbaca
Mengapa Kita Perlu Berjalan Kaki?
Manusia yang Kehilangan Jati Dirinya
5 Tips Berdamai dengan Overthinking
TAGGED:artikellifestylemalasproduktif
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Wisuda

Nayyir, Bagikan Kiat Sukses Jadi Wisudawan Terbaik

Nabila
24 Agustus 2021
Nirmala
Menarik Perhatian, Puluhan Payung Warna-Warni Meriahkan PBAK 2018
Kalah dari Thailand, Tim Voli Putra Indonesia Raih Medali Perak Final ASG 2019
KH. Anwar Zahid: Budaya Telat Masyarakat Indonesia Berasal dari Sejarah Masuknya Islam di Nusantara
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Tips Menyulap Rasa Malas Menjadi Produktif
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Tips Menyulap Rasa Malas Menjadi Produktif
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?