Sekat

1 Min Read
Ilustrasi Sekat
Ilustrasi Sekat

Kutakklukkan ganasnya petir

Kokohkan kaki yang tertatih menerjang badai

Menghampiri sang pujaan hati sore hari

Dari jauh kubawakan air tuk hapuskan rasa rindu

Bagai kilat kumelangkah ke arahmu

Kuingin menatap rembulanku lebih dekat

Sekedar memastikan dirimu baik-baik saja

Saat ku memelukmu

Amarahmu bertahta seraya berkata

Mengapa Tuhan takdirkan kita berjauhan

Tak tau kuharus berkata apa

Langit pun menangis kala sang bibir berucap pasrah

Bersandarku pada tabir hitam

Kupasrahkan semuanya pada sang pemilik rindu

Semarang, Maret 2020

Oleh Ayu Siti Marfuah
Warga Kampoeng Soeket Teki

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.