By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Lima Masalah yang Biasa Menghantui Mahasiswa Baru
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sumber foto: maukuliah.id
Lifestyle

Lima Masalah yang Biasa Menghantui Mahasiswa Baru

Last updated: 7 Oktober 2021 12:46 pm
Ramadhani Sri Wahyuni
Published: 7 Oktober 2021
Share
SHARE
Sumber foto: maukuliah.id

Usai memutuskan pilihan menyandang status sebagai mahasiswa baru, secara tidak langsung mereka harus siap menerima segala konsekuensinya.

Mulai dari sikap kemandirian, keprihatinan, hingga model pergaulan adalah beberapa rintangan yang bakal dihadapi. Dan mau tak mau, suka tak suka, mereka ‘dipaksa’ menjalani hari-hari baru sebagai mahasiswa

Ini jelas hal baru yang belum pernah ditemui sebelumnya. Di tanah perantauan inilah, mahasiswa baru akan diuji ketahanan serta kegigihannya dalam menggeluti dunia keilmuan di tengah godaan kemajuan zaman.

Namun, selain permasalahan tersebut, ada beragam masalah lain yang mulai mengantri untuk diselesaikan. Sejumlah masalah itu harus disikapi sejak dini sebagai langkah antisipasi kekacauan di hari-hari mendatang.

Berikut ini beberapa permasalahan yang biasanya menghantui mahasiswa baru:

Sulit beradaptasi

Lingkungan yang baru adalah tantangan pertama yang akan dihadapi mahasiswa baru. Mereka harus bisa beradaptasi untuk mengikuti kultur budaya lingkungan setempat. Terlebih lagi, lingkungan belajar di dalam kampus.

Pada beberapa kasus, banyak mahasiswa baru sulit beradaptasi dengan lingkungan baru. Alhasil, mereka menjadi mengasingkan diri dari iklim kehidupan kampus dan memilih pulang cepat menuju indekos tercinta.

Tingkat keberhasilan adaptasi seseorang memang berbeda. Namun, seiring berjalannya waktu, mahasiswa akan menyesuaikan diri dengan dunia baru yang sudah dipilih. Dan akan biasa menjalani kehidupannya menjadi mahasiswa.

Bingung memilih organisasi

Tak banyak dari mahasiswa baru yang benar-benar siap untuk membagi waktu kuliah dengan waktu di organisasi. Selain membutuhkan proses adaptasi, mahasiswa baru lebih condong mengedepankan prinsip melu kancane.

Prinsip melu kancane terlihat jelas ketika beragam organisasi intra maupun ekstra kampus, berlomba-lomba ‘menghias diri’ untuk menarik minat mahasiswa baru.

Dalam konteks ini artinya, mahasiswa baru masih bingung dalam memilih organisasi. Atau sekedar mendapat wejangan dari rumah untuk mengikuti organisasi yang sudah direncanakan sebelumnya, tanpa tahu visi misi dan roadmap organisasi tersebut.

Gaya berpakaian

Tidak bisa dipungkiri gaya berpakaian bisa menjadi masalah bagi mahasiswa baru. Biasanya, mereka akan sibuk memilih setelan pakaian yang hendak digunakan ketika duduk pertama kali di dalam kelas perkuliahan. Terlebih lagi, mereka akan diperlihatkan ragam gaya berpakaian mahasiswa yang sudah lama menjadi warga kampus.

Alhasil, tidak sedikit dari mereka yang mengubah gaya berpakaian antara sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa. Akan tetapi, tidak semua mahasiswa baru begitu mendewakan pakaian dalam mengikuti perkuliahan dengan tetap tampil sederhana namun sopan.

Belajar menjadi anak rantau

Jauh dari rumah adalah hal paling epick yang dirasakan oleh mahasiswa baru. Jika sebelumnya hanya pergi pagi, siang sudah di rumah dan sejumlah masakan tersedia di meja makan, kini pemandangan itu tak berlaku bagi anak rantau.

Anak rantau benar-benar dituntut untuk bisa membagi waktu dan menjaga diri sendiri hingga menyiapkan kebutuhan pribadi secara mandiri.

Sebagai anak rantau pemula, terkadang penyakit yang sering kambuh adalah keinginan untuk pulang ke daerah asal sebagai moodboster. Biasanya, hal itu terjadi dalam kurun waktu dua minggu sekali.

Sistem belajar yang baru

Tidak seperti waktu SMA, proses pembelajaran di dunia perkuliahan berbeda 360 derajat. Jika dulu masih bergantung pada penjelasan guru, kini sebagai mahasiswa dituntut untuk mandiri mencari bahan pembelajaran.

Dosen di kelas hanya berperan sebagai penjelas dan penengah proses belajar. Selebihnya, adalah tugas mahasiswa untuk mengeksekusi materi diskusi yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Jika dalam satu kelas minim interaksi, biasanya beberapa dosen akan memaksa mahasiswa untuk bertanya. Dengan imbalan, mahasiswa akan mendapat nilai bagus dalam keaktifan di kelas.

Nah, itulah kiranya lima permasalahan yang sering menghantui mahasiswa baru. Kini, sudah saatnya merubah pola hidup sebagai mahasiswa dan menyiapkan strategi serta rencana jauh-jauh hari.


Penulis: Ramadhani S. Wahyuni

6 Manfaat Minum Air Hangat Sebelum Tidur
6  Aktivitas yang Bisa Dilakukan Setelah Wisuda
Buat Liburanmu Lebih Bermanfaat Dengan 7 Aktivitas Ini
3 Tips Kendalikan Quarter Life Crisis
Pentingnya Investasikan Waktu 10 Menit per Hari untuk Sendiri
TAGGED:anak rantaumahasiswa barumasalah mahasiswamasalah mahasiswa baru
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
wisudawan terbaik febi, wisuda uin walisongo, risalatul muawanah, uin walisongo, febi uin walisongo, wisuda ke-97
Sosok

Aktif di Berbagai Kegiatan hingga Magang BEI, Risalatul Muawanah Berhasil Raih Wisudawan Terbaik FEBI

Redaksi SKM Amanat
25 Agustus 2025
KH. Anwar Zahid: Budaya Telat Masyarakat Indonesia Berasal dari Sejarah Masuknya Islam di Nusantara
5 Karakter yang Harus Kamu Pahami Sebelum Jadi Relawan
Tahun Ini Pengenalan Akademik Maba UIN Walisongo Lebih Istimewa
Mengenal Idrus Marham, Alumni IAIN Walisongo yang Jadi Menteri Sosial
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Lima Masalah yang Biasa Menghantui Mahasiswa Baru
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Lima Masalah yang Biasa Menghantui Mahasiswa Baru
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?