By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Ahmad Tajuddin: KKN UIN Walisongo Perlu Lebih Optimal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Uncategorized

Ahmad Tajuddin: KKN UIN Walisongo Perlu Lebih Optimal

Last updated: 7 Desember 2017 2:43 pm
tamanmerah
Published: 7 Desember 2017
Share
SHARE
Ahmad Tajuddin sedang menyampaikan materi pada saat workshop berlangsung, Rabu (6/12). (Doc. Amanat / Ainun)

Skmamanat.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) adakan Workshop Pemberdayaan dengan tema “Prespektif Kuliah Kerja Nyata Berbasis Kompetensi Perguruan Tinggi Negeri Kota Semarang”. Kegiatan ini merupakan serangkaian Ulang Tahun ke-5 Jurusan PMI, Rabu (6/12).
Bertempat di Auditorium 2 kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, acara ini menghadirkan Fahmi Arifan sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Diponegoro dan Ahmad Tajuddin Arafat perwakilan dari LP2M UIN Walisongo.
Pada workshop tersebut Fahmi Arifan menjelaskan bahwa dalam prakteknya mahasiswa yang sedang KKN harus bisa memaksimalkan. Namun sebelum itu harus melakukan survei keadaan masyarakat dan pendampingan dari wali dosen.
“Mahasiswa yang melaksanakan KKN dituntut untuk kreatif, cakrawala-cakrawala harus di buka, dan hal-hal yang baik bisa diangkat dan diambil manfaatnya,” terangnya.
Menurut Ahmad Tajuddin Arafat, sebelum mahasiswa terjun langsung ke masyarakat atau memutuskan untuk mengambil KKN mahasiswa yang bersangkutan harus mengetahui prinsip menginterpretasikan masyarakat dan juga harus peka terhadap masalah pada masyarakat tersebut.
“Pengembangan masyarakat dalam melaksanakan KKN itu ada dua, pertama berasumsi masyarakat bermasalah karena dirinya sendiri. Kedua menjadikan masyarakat jadi dirinya sendiri,” tambahnya.
Sebagai anggota LP2M UIN Walisongo, Tajuddin juga menjelaskan bahwasanya di UIN Walisongo ini terdapat 2 jenis KKN yakni KKN mandiri dan KKN reguler.
“Kebanyakan mahasiswa UIN Walisongo sekarang lebih memilih untuk KKN mandiri, bukan karena kebutuhan atau keadaan masyarakat tetapi melainkan karena biayanya yang murah,” jelasnya.
Tajuddin berharap dalam pelaksanakan KKN mahasiswa lebih signifikan dan bergerak aktif serta menghilangkan prespektif bahwa KKN itu hanya untuk pindah tidur.

 
Reporter: Nur Ainun Latifah
Editor: Nailin Najjah
Indra Purwanto Jadi Wisudawan Terbaik FSH setelah Teliti Fenomena Cawe-cawe Presiden Jokowi di Pemilu 2024
Singkirkan UNY dan Unibraw, UIN Walisongo Juarai Kompetisi Ilmiah Essay Nasional
ISAI UIN Walisongo Undang Sutradara Nurman Hakim dalam Acara ARTCHI
Sempat Geger Pamflet PKM Barang Bukti Malah Hilang
Peringati Ultah ke-4, HMJ PMI Tebarkan Kecerian
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ilustrasi Quarter Life Crisis. (Pixabay)
ArtikelLifestyleMilenial

3 Tips Kendalikan Quarter Life Crisis

Nurul Fitriyanti
23 September 2022
Biaya Pemilu Mahal? 14 Februari 2024 Tetap Dilaksanakan
Februari Mendatang, PPB Buka 1000 Kuota Tes Imka Toefl
FST UIN Walisongo Buka Pemesanan Matkul Semester Gasal, Simak Selengkapnya di Sini!
Makmur Efendi: Jangan Berpikir Sukses Jika Tak Berorganisasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ahmad Tajuddin: KKN UIN Walisongo Perlu Lebih Optimal
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ahmad Tajuddin: KKN UIN Walisongo Perlu Lebih Optimal
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?