By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: KKN UIN Walisongo Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Demak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

KKN UIN Walisongo Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Demak

Last updated: 27 Januari 2020 8:11 pm
Shafril Hidayat
Published: 27 Januari 2020
Share
SHARE
KKN posko 44 UIN Walisongo dengan Ahli Gizi dari puskesmas setempat sedang melakukan sosialisasi pencegahan stunting di Balai Desa Karangasem, Kab. Demak. Senin, (27/1/2020). (Dok.Istimewa)

Amanat.id- Posko 44 KKN MIT UIN Walisongo Semarang mengadakan sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat yang bertempat di Balai Desa Karangasem, Kab. Demak. Senin, (27/1/2020).

Acara yang bertemakan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Bahaya Stunting di Balai Desa Karangasem ini menghadirkan dua Ahli Gizi dari Puskesmas dua Sayung, yakni Galih Syevi dan Maulida NS.

Koordinator Desa posko 44 Ilham Afaf mengatakan bahwa melihat data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak yang menyebutkan angka prevalensi stunting diwilayahnya yang mencapai 50,23 persen maka pihaknya mengadakan sosialisasi tersebut.

“Tentu kita harus berperan aktif dan membuat program yang menyentuh problem di masyarakat,” pungkasnya.

Salah satu Ahli Gizi Galih Syevi mengatakan, stunting mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan dan intelegensi yang sulit diperbaiki jika anak sudah melewati usia dua tahun.

Ia menyebutkan, stunting disebabkan lantaran kurangnya asupan nutrisi, gizi, pola asuh, dan sanitasi lingkungan.

“Untuk itu, salah satu kunci dari pencegahan stunting adalah memantau berat dan tinggi badan anak serta memenuhi kebutuhan gizi dalam masa 1000 Hari Pertama Kehidupan mereka,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga menyebutkan kasus stunting di kecamatan Sayung pada 2019 lalu sebanyak 29,7 persen dari total 8.580 balita.

“Di Puskesmas satu Sayung kemarin terdata 19,26 anak menderita stunting dari 3.879 balita. Sedang, di Puskesmas dua lebih rendah, yakni 9,81 persen dari 4.701 balita,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk kasus stunting di desa Karangasem sendiri ditemukan 47 kasus dari total 404 balita.

“Secara keseluruhan angka stunting fluktuatif di kecamatan Sayung,” katanya.

Perangkat desa Karangasem, Mufid mengaku terbantu atas kegiatan tersebut. Selama ini, pihaknya mengakui mengalami kesulitan dalam mendeteksi gejala anak terkena stunting.

“Berkat kegiatan ini, semoga turut membantu kami untuk melakukan pencegahan dini,” katanya.

Reporter: Muhammad Shafril Hidayat

Ini Tanggapan Mahasiswa Saat UIN Walisongo Undang Raisa
Dibalik Tertibnya Masa Aksi Demo 13 April Jawa Tengah
Kemenag Jateng bersama WHDPC Gelar Asesmen Kepala Madrasah dan Kepala TU se-Jateng
Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Earth Hour Semarang Gelar Talk Show Imlek Bebas Ikan Hiu
TAGGED:#kkndesademak#kknuinwalisongo#stuntingkknmahasiswa
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

HMJ KPI; Sosialisasi dan Launching Kegiatan KPI Peduli Koin

Nailin Najah
2 Desember 2016
Garis Luka
Pro Kontra Penggabungan UKM-F UIN Walisongo
Senyap
Flash Sale dan Setan Konsumerisme
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: KKN UIN Walisongo Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Demak
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: KKN UIN Walisongo Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Demak
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?