By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Hanif Dhakiri: Sekarang, Banyak Sarjana Berprofesi Tidak Setara dengan Gelarnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Hanif Dhakiri: Sekarang, Banyak Sarjana Berprofesi Tidak Setara dengan Gelarnya

Last updated: 18 Juli 2018 3:22 pm
Wiwid Saktia
Published: 7 April 2017
Share
SHARE

Orasi Menteri Ketenagakerjaan: Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagaankerjaan saat berorasi pada Sidang Senat Terbuka bertepatan acara Dies Natalis ke-47 UIN Walisongo Semarang, Kamis (7/4).

Skmamanat.com – “Ketidaksesuaian kompetensi sarjana dengan profesi yang digelutinya, menjadi masalah pendidikan yang semakin larut. Saat ini 37,76% sarjana Indonesia belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan gelar yang didapat,” kata Muhammad Hanif Dhakiri, dalam Sidang Senat Terbuka bertepatan acara Dies-Natalis UIN Walisongo ke-47 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang, Kamis (6/4).

Menurut Hanif, tidak sedikit sarjana yang menggeluti profesi layaknya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal itu terjadi karena proses pendidikan yang belum selaras dengan permintaan pasar kerja.

“Lapangan pekerjaan tidak hanya membutuhkan sarjana yang pandai pada pengetahuan, mereka membutuhkan pula sarjana yang pandai dalam bersosial,” ungkap Hanif yang kini menjabat Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI).

Keseimbangan dari kepandaian pengetahuan dan sosial tersebut, akan membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang selalu berinovasi. Kireteria sarjana seperti itulah yang memiliki nilai tawar pada pasar kerja. Selain hal itu, diperlukan unsur pendidikan agama untuk menghasilkan lulusan yang lebih baik dan tidak radikal.

“Pendidikan agama itu penting, karena pendidikan agama  selalu sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkap Hanif.

Alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo tahun 1996 tersebut, mengatakan, di usia UIN Walisongo ke-47, harapannya UIN Walisongo terus berkembang menjadi universitas yang relevan, kompetitif, kuat dan selalu berkontribusi untuk Bangsa dan Negara.

Reporter    : Wiwid Saktia N.
Editor        : Fajar Bahruddin A.

Wisudawan terbaik FDK Bahas Inovasi PR, Virtual Tour di Masjid Nasional
PMB UIN Walisongo Perpanjang Jalur Rapor dan Nilai hingga 30 Juli
62 Persen Mahasiswa UIN Walisongo Tak Sepakat Penerapan JKN
Gelar Acara Sholawat, Dema FITK Kemas dengan Ngaji Kebangsaan
HMJ Matematika UIN Walisongo Sukses Gelar COMMATH ke-12
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Lifestyle

Agar Self Reward Tak Berujung Pemborosan

Redaksi SKM Amanat
9 November 2021
UIN Walisongo Gelar Perkuliahan Tatap Muka Terbatas Oktober Mendatang
Adakan Talk Show Omnibus Law, SEMA FST Ajak Mahasiswa Buka Perspektif Baru
Menciptakan Tulisan yang Hidup dari Sebuah Karangan Fiksi
Manfaatkan Hasil Tani, KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Teh Rambut Jagung
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Hanif Dhakiri: Sekarang, Banyak Sarjana Berprofesi Tidak Setara dengan Gelarnya
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Hanif Dhakiri: Sekarang, Banyak Sarjana Berprofesi Tidak Setara dengan Gelarnya
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?