By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Metode ATM Tidak Bisa Dijadikan Sebagai Acuan Kreativitas Otak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Metode ATM Tidak Bisa Dijadikan Sebagai Acuan Kreativitas Otak

Last updated: 11 Oktober 2020 8:12 am
Amelia Anisatul Khoiriyah
Published: 9 Oktober 2020
Share
SHARE
Pamflet Webinar series Pengembangan Kreativitas di Era New Normal (Dok. Istimewa)

Amanat.id– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Idea Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FuHum) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara Webinar Series dengan tema Manajemen Pengembangan Kreatifitas di Era New Normal, Jum’at (09/10/2020).

Acara yang berlangsung melalui aplikasi Zoom meeting tersebut, turut menghadirkan Adib Khoirur Rauf dan Miftahul Arifin sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya mengenai pengembangan kreativitas, Adib sapaan akrabnya membagikan pengalaman pribadinya tentang bagaimana mengembangkan kretivitas otak. Menurutnya, kreativitas otak bisa berkembang dengan cara melihat referensi yang sudah ada.

“Dulu saya, mengembangan kreativitas dengan cara melihat referensi yang sudah ada, karena jika sering melihat referensi yang sudah ada, nanti otak kita akan berkembang sendiri”, terangnya.

Namun, Adib mengingatkan bahwa dalam hal melihat referensi kita tidak boleh mencontek karya orang. Meskipun menggunakan metode Amati, Tiru, Modifikasi (ATM), tetapi, menurut Adib, hal itu tidak bisa dijadikan sebagai acuan kreativitas seseorang.

“Tidak ada karya orisinalitas. Bahkan, ketika kita menggunakan metode ATM, yang ada kita hanya memodifikasi karya tersebut yang tentu tidak bisa menjadi tolak ukur kreatifitas kita”, katanya.

Di akhir sesi, Adib berpesan bahwa semua orang memiliki potensi sama dalam hal kreativitas. Namun, untuk bisa mencapai kreativitas itu, perlu proses pengembangan.

“Kita terlahir sama, memiliki potensi yang sama sejak kecil, namun semuanya hanya perlu dikembangkan,” tutupnya.

Reporter: Amelia Anisatul Khoiriyah

Nafas Lega Penerima Beasiswa Prestasi 2019 Setelah Tiga Bulan Tak Ada Kejelasan
Peran Penting Humas di Era Teknologi Informasi
FITK Tebang Tangkai Pohon yang Berisiko Tumbang di Parkiran
Wisudawan Terbaik FUHUM Tulis Skripsi Tentang Lingkungan, Inspirasi Film Avatar
Guru Besar University of North Florida Ingatkan Politisasi Simbol Agama
TAGGED:Kreativitasmetode atmnew normal
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
AkademikNasional

Pengumuman Hasil SNMPTN 2019 Dimajukan Pukul 13.00, Cek Disini

Redaksi SKM Amanat
22 Maret 2019
Penutup Gebyar BPI, Gus Ali Gondrong Bakal Ngisi “BPI Bersholawat”
Ubah Aturan UKM-F, WR 3 UIN Walisongo; Tidak Dihapus, tetapi Diproporsionalkan
3 Tingkat Kecerdasan Finansial dan Strategi Investasi Masa Kini
Alami Broken Home Tak Membuat Reveena Putus Asa dan Raih Predikat Wisudawan Terbaik FPK
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Metode ATM Tidak Bisa Dijadikan Sebagai Acuan Kreativitas Otak
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Metode ATM Tidak Bisa Dijadikan Sebagai Acuan Kreativitas Otak
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?