By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia

Last updated: 18 Juli 2018 12:10 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 23 Februari 2018
Share
SHARE
Diskusi: Suasana diskusi Simposium Internasional  Preventing Extrimism Through Schools yang memaparkan hasil penelitian mengenai kontinum pendidikan islam Indonesia, di Gedung Rektorat Lantai III Kampus I UIN Walisongo.  Rabu (21/02/2018). (Amanat: Riduwan)

Skmamanat.com – Riset kolaborasi antara UIN Walisongo,  Monash University,  dan Universitas Gajah Mada (UGM)  adakan simposium internasional  bertajuk Preventing Extremism Through Schools yang memaparkan hasil penelitian mengenai kontinum pendidikan Islam Indonesia,  Rabu (21/2).

Seminar yang mengkolaborasikan 3 universitas itu bertempat di Gedung Rektorat Lantai III Kampus I UIN Walisongo dengan menghadirkan pembicara Imam Taufik dari UIN Walisongo, Melanie C. Brooks dan Kevin dari Monash University, serta Agus Mutohar sebagai penerjemah dari UIN Walisongo.

Menurut Imam Taufik selaku Wakil Rektor II,  tujuan diadakannya acara tersebut yaitu untuk melakukan destiminasi damai,  anti kekerasan,  anti ekstremisme,  dan anti terorisme di pendidikan.

 “Sebenarnya kegiatan ini memiliki tujuan agar tidak menjadikan pendidikan sebagai sumber pengajaran kekerasan,” tambahnya.

Berdasarkan data dari indeks terorisme global 2017 yang dipaparkan oleh Melanie, bahwa Indonesia menduduki peringkat ke- 42 dunia.

Sedangkan menurut Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Jakarta di tahun 2016, 81% guru pendidikan Islam menolak pendirian tempat ibadah untuk agama selain Islam, 78% guru pendidikan Islam melarang guru non-muslim mengajar di Sekolah Islam, walaupun mengajarkan ilmu umum seperti matematika dan ilmu alam.

Melanie mengungkapkan, terdapat 20 sekolah swasta berbasis Islam di Jawa Tengah menjadi objek penelitian. Data-data yang dihimpun meliputi kurikulum, foto kegiatan belajar- mengajar dan wawancara bersama kepala sekolah.

Namun, Melanie enggan menuturkan nama sekolah yang menjadi tempat penelitian, ia berdalih objek penelitian manjadi data privasi.

“Tujuan dari penelitian tersebut untuk mengetahui sikap kepala sekolah dalam mencegah tumbuhnya ekstrimisme beragama,” tuturnya.

Reporter: Atikah N.A.F (kru magang 2017)

Editor: Nailin Najjah
BPU Tarik Uang Sewa Stand di Awal, Pedagang Sarankan Setelah Produk Laku
Meski Sempat Diguyur Hujan, Tim KKN UIN Walisongo Sukses Gelar Kirab Santri
Kekurangan Tempat Parkir, Mahasiswa Nekat Langgar Aturan
Yuk Cek Akreditasi Terbaru 6 Prodi S1 FITK UIN Walisongo di Sini!
Aksi Lanjutan Penolakan Wajib Ma’had Fokus Pasang Vandel untuk Tarik Perhatian Menag
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Dokter Farah Putri
UIN WalisongoVaria Kampus

Farah Putri Beberkan Rahasia Menjaga Kesehatan Kulit

Redaksi SKM Amanat
28 Februari 2023
Tenggat Pembayaran UKT Semester Ganjil bagi Mahasiswa UIN Walisongo
Ahmad Ismail Tekankan 2 Hal Penting bagi Para Guru Profesional
Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI
Sebanyak 1.406 Mahasiswa Lulus pada Wisuda UIN Walisongo Periode Agustus 2024
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?