By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wanita: Apa dan Bagaimana?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
sumber: humaniskmfibunhas.wordpress.com
Artikel

Wanita: Apa dan Bagaimana?

Last updated: 25 Januari 2021 1:49 pm
Mukhayatul Khoiroh
Published: 25 Januari 2021
Share
SHARE
Sumber: Humaniskmfibunhas.wordpress.com

Membahas wanita adalah pembahasan yang seperti kuota unlimited alias tak akan lekang oleh waktu. Itu terjadi karena masih adanya hal-hal yang selalu diperdebatkan di perjalanan hidup manusia, dulu hingga kini. Ibarat kata, wanita masih menjadi manusia dengan seribu satu misteri yang belum bisa terpecahkan.

Lalu, Bagaimana sebenarnya kodrat wanita itu?

Dalam sebuah kajian, KH Baharuddin Nur Salim atau akrab disapa Gus Baha’ pernah menyampaikan bahwa wanita diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang selalu ingin disayang dan dikasihi. Gus Baha juga menyebutkan bagaimanapun watak wanita fitrahnya adalah berhias. Sedangkan fitrah laki-laki adalah menjadi penegak kebenaran dan pelindung bagi wanitanya.

Gus Baha juga memberikan beberapa pernyataan yang menguatkan bagaimana agama begitu mengistimewakan seorang wanita atau istri berdasarkan kajian tafsirnya.

Di beberapa literature, Islam menyebutkan bahwa kodrat dari wanita secara fungsinya adalah mengandung, melahirkan, dan menyusui. Sedangkan di Jawa mengartakan bahwa kodrat wanita adalah “macak, manak, dan masak”.

Dari beberapa pandangan di atas, dapat dikaitkan sebuah pernyataan bahwa wanita adalah makhluk yang terkait dengan kasih sayang dan pemberdayaan. Pemberdayan untuk keluarga melalui yang dilakukannya.

Dapatkah wanita lebih mandiri?

Pada realitasnya, tidak semua wanita suka dan selalu terkait dengan bermanja-manjaan, atau hal tentang rumah tangga saja. Ada beberapa dari mereka yang lebih suka membantu, dan berbagi tugas dengan pasangannya bahkan di ranah sosial.

Sebagai contoh Dewi Sartika, meskipun ia adalah keturunan keluarga ternama di Sunda, dan telah menikah dengan seorang Raden, beliau tetap menjalani hobi mengajarnya yang telah ditekuni sejak masih remaja. Saat ikut pindah suami ke Bandung, Dewi Sartika mendirikan sekolah bernama sekolah Isteri di Pendopo Kabupaten Bandung. Berkat kegigihan sekolah yang dibangun beliau terus berkembang hingga pada tahaun 1912 sudah ada sembilan sekolah yang tersebar dipenjuru Jawa Barat.

Dalam catatan sejarah tak hanya Dewi Sartika, ada pula R.A. Kartini dan Cut Nyak Dien dengan kisah kegigihannya sendiri dengan tanpa melalaikan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga Dewi Sartika menjalani karirnya. Ibarat sudah menjadi budaya, kodrat dan tugas istri yang melekat dalam diri wanita indonesia bukan hanya mengurus anak dan rumah tangga. Banyak diantara mereka yang menjadi wanita multitalenta.

Memandang hal tersebut memang tidak ada yang salah. Toh tidak ada pula hukum yang melarang seorang istri untuk menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh. Asalkan yang perlu diperhatikan adalah harus tahu batasannya. jangan sampai kodratnya sebagai wanita terlalaikan.

Penulis: Liviana Mukhayatul Khoiroh

[Refleksi Hari Lahir Pancasila] Makna Pancasila dan Keadaan Indonesia Hari Ini
Mengembalikan Makna Kata “Perempuan”
Konsumerisme Gaya Baru Mahasiswa, Selamat Jalan Aktivis
Kesadaran Menulis dari Perjumpaan dengan Soesilo Toer
Tak Usah Resah, Indeks Prestasi Bukan Harga Mati
TAGGED:kesetaraan genderwanita
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ORSENIK

Medali emas pertama FISIP

Redaksi SKM Amanat
28 Oktober 2021
Kerusakan Jalan Akibat Proyek, Kasubbag RT: Akan Ada Perbaikan
Membangun Karir Sejak Kuliah
President Trump Threatens to Send U.S. Troops to Mexico to Take Care of ‘Bad Hombres’
Wisuda Sistem Kuota 4 Kali Setahun, Begini Cara Daftarnya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wanita: Apa dan Bagaimana?
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Wanita: Apa dan Bagaimana?
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?