By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Belum Banyak Dikenal, Walisongo Campus Ambassador Sudah Banjir Kritikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN Walisongo

Belum Banyak Dikenal, Walisongo Campus Ambassador Sudah Banjir Kritikan

Last updated: 31 Oktober 2022 3:56 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 26 Oktober 2022
Share
SHARE
Walisongo Campus Ambassador
Walisongo Campus Ambassador saat foto bersama di kampus 3 UIN Walisongo (dok. khusus)

Amanat.id– Keberadaan duta kampus umumnya banyak diketahui oleh mahasiswanya. Namun, sebaliknya, Walisongo Campus Ambassador (WCA) justru dianggap asing bagi beberapa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Rabu (26/10/2022).

Mahasiswi semester tiga Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Khafsoh mengatakan bahwa sama sekali tidak mengetahui tentang WCA.

“Apa itu WCA? Saya tidak tahu sama sekali tentang WCA,” ucapnya bingung.

Serupa dengan Naili Zumna, mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), juga mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui WCA.

“Saya enggak tahu secara rinci apa itu WCA,” katanya.

Padahal, WCA dibentuk untuk menjadi contoh bagi mahasiswa kampus dalam mewujudkan visi misi UIN Walisongo, yaitu melahirkan generasi yang berilmu, berbudi, dan berbudaya. Hal ini disampaikan oleh Widi Cahya Adi selaku staff ahli Kerja Sama, Kelembagaan, dan Humas (KKH).

“Setiap mahasiswa adalah duta bagi kampusnya. Nah, otomatis dibutuhkan mahasiswa yang berprestasi dan berakhlak baik untuk dijadikan contoh dalam mempresentasikan visi misi UIN Walisongo,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Selasa (17/10).

Widi juga pernah mengirim dua delegasi WCA sebagai perwakilan Eco Green Campuss di Lampung.

“Kemarin Duta Rena dan Eka ke Lampung untuk mewakili Eco Green Campuss. Kalau kita tidak punya stok mahasiswa untuk promosi, ya nanti sulit,” tuturnya.

Belum Sempat Tersosialisasi, Muncul Kontroversi

Di sisi lain, Siti Musfiroh, mahasiswi IAT mengomentari pakaian peserta WCA yang dianggap kurang syar’i.

“WCA itu selebgram-nya UIN. Saya lihat teman saya sejak masuk WCA, pakaiannya sangat trendy, tapi kurang syar’i,” ucapnya.

Kritikan lain juga datang dari kalangan dosen. Widi sebagai pembimbing WCA mengatakan sempat mendapat kritikan dari dosen senior mengenai pakaian peserta WCA yang auratnya sedikit terbuka.

“Kemarin memang sempat ada beberapa dosen yang mengomentari pakaian WCA, tapi saya sudah berhati-hati dalam memublikasikan kandidat WCA di media sosial,” terangnya.

Sebelumnya, Widi juga sudah menanyakan kepada kandidat WCA apabila auratnya akan sedikit terbuka.

“Saya tanya ke salah satu peserta namanya Nur Fatima, dia bilang tidak masalah kalau lengannya sedikit kelihatan,” ungkapnya.

Terkait dengan pakaian syar’i, Widi lebih mengutamakan mahasiswa yang pakaiannya tidak terlalu tertutup karena takut jika berpaham sedikit radikal.

“Saya mencari anak yang ingin berproses, bukan sudah jadi. Misalnya, sudah benar-benar menutup aurat semua, ditakutkan ternyata mereka orang-orang yang berpaham sedikit radikal,” pungkasnya.

Reporter: Aissya
Editor: Khasan Sumarhadi 

Kembali Raih Penghargaan ISPRIMA, PU Amanat: Kado untuk Ulang Tahun UIN Walisongo
Wakil Kepala BRIN Ingatkan Urgensi Wawasan Kebangsaan dalam Arus Informasi
Kuliah 8 Semester Lebih, Mukhlis Berhasil Sandang Predikat Wisudawan Terbaik FPK
Nur Khasanah; Festival Banjari sebagai Penyeimbang Kegiatan Akademik FST
Wakil Rektor; Kami Melindungi Mahasiswa
TAGGED:uin walisongoWalisongo Campus Ambassadorwca uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Rektor UIN walisongo, Plt Rektor UIN Walisongo, Nizar Ali, Imam taufiq, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Dugaan Plagiasi Rektor UIN Walisongo hingga Pencatutan Nama, Korban Beri Tanggapan

Redaksi SKM Amanat
13 Agustus 2023
Akrabkan Maba, HMJ MPI Adakan Makrab
Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Lapisan Gedung Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Rusak
Fuhum Siap Kembangkan Prodi Baru ISAI
Yuk Cari Tahu Akreditasi 6 Prodi S1 FITK UIN Walisongo di Sini!
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Belum Banyak Dikenal, Walisongo Campus Ambassador Sudah Banjir Kritikan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Belum Banyak Dikenal, Walisongo Campus Ambassador Sudah Banjir Kritikan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?